Pemilu 2019

Peserta Pemilu yang Terima Dana Asing Terancam Hukuman Penjara 4 Tahun

Peserta Pemilu yang Terima Dana Asing Terancam Hukuman Penjara 4 Tahun dan Denda Rp 500 Juta.

Peserta Pemilu yang Terima Dana Asing Terancam Hukuman Penjara 4 Tahun
Tribun Jogja/Alexander Ermando
Komisioner KPU DIY Siti Ghoniatun (kanan) di Bimtek LPSDK KPU Sleman, Kamis (13/12/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Komisioner KPU DIY Siti Ghoniatun menegaskan seluruh peserta pemilu dilarang untuk menerima dana bantuan dari pihak asing.

Jika nekad menerima bantuan dana asing, peserta pemilu bisa terancam hukuman penjara maksimal empat tahun dan denda sebesar Rp 500 juta.

Hal itu dia sampaikan saat menjadi pemateri

Polisi Selidiki Kasus Spanduk #JKWBersamaPKI di Tanah Abang

dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) bersama peserta Pemilu 2019  yang dilaksanakan oleh KPU Sleman di Grha Sarina Vidi, Mlati, Kamis (13/12/2018). 

Selain dana asing, menurutnya, setiap peserta pemilu juga dilarang untuk menerima dana bantuan secara anonim, hasil tindak pidana dan dana pemerintah.

Batas Pelaporan Penerimaan Dana Kampanye 2 Januari 2019

"Salah satunya adalah dilarang menerima dana dari pihak asing," kata Siti di Grha Sarina Vidi, Kamis (13/12/2018).

Peserta juga dilarang menerima dana dari BUMN hingga BUMDES.

Bagi yang menerima, peserta wajib melapor dan mengembalikan dana tersebut maksimal 14 hari setelah masa kampanye berakhir.

KPU Permudah Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye, Sekarang Bisa Lewat Online

"Jika tidak, peserta terancam sanksi administrasi hingga pidana," ujar Siti.

Merujuk pada Pasal 525 UU 7/2017 tentang Pemilu, Siti menjelaskan sanksi pidana bisa berupa hukuman penjara maksimal 4 tahun dan denda sebesar Rp 500 juta jika terbukti menerima dana tersebut.

Sanksi yang sama juga diberikan pada peserta yang terlambat melaporkan hingga batas waktu yang ditentukan.

"Karena itu, kami meminta seluruh peserta untuk mematuhi persyaratan ini," pesan Siti.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved