Jawa

Cegah Aksi Terorisme, Pengamanan Gereja di Kabupaten Magelang Saat Natal Diperketat

Rencana pengamanan tidak hanya dilakukan di lokasi vital, tetapi juga obyek wisata Borobudur, Ketep, Mendut, dan wisata baru lain di Magelang.

Cegah Aksi Terorisme, Pengamanan Gereja di Kabupaten Magelang Saat Natal Diperketat
IST
Kapolres Magelang, AKBP Yulianto Adhi Nugroho, memberikan paparan pengamanan pada natal dan tahun baru, Kamis (13/12/2018) di rapat koordinasi persiapan Natal dan Tahun Baru 2019 di Ruang Rapat Bina Karya, Pemkab Magelang. 

Pos pengamanan akan didirikan di gereja tersebut yang akan dijaga sebanyak 10 anggota kepolisian dengan melibatkan personel TNI dari Kodim 0705 Magelang, Koramil serta pengamanan internal gereja sendiri, dibantu pam swakaras, dan ormas.

Baca: Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Kota Magelang, 4 Pospam Dilengkapi CCTV Dibangun di 4 Lokasi

"Ada dua gereja yang cukup besar jemaatnya yakni di mertoyudan muntilan. Pengamanan gereja kita lihat kerawanannya, besar atau kecilnya jumlah umat yang hadir. Ada dua gereja di wilayah muntilan dan mertoyudan yang jemaahnya 1.000 orang lebih, kita akan dirikan pos  disitu, kerjasama dengan kodim koramil. Kita libatkan banser, minimal 10 personel kepolisian bersenjata," ujar Ngadisa.

Petugas kepolisian juga akan melakukan sterilisasi lokasi tempat ibadah misa, dan penggunaan deteksi logam atau metal detector. Pengunjung yang masuk akan diperiksa menggunakan alat tersebut.

Untuk pengamanan pada saat Natal dan Tahun Baru 2019, petugas akan menggelar Operasi Lilin Candi 2018 yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019 mendatang.

Pengamanan saat malam natal atau misa dilakukan tanggal 24-25 Desember 2018. Sementara malam tahun baru pada tanggal 1 Januari 2019.

Kurang lebih sebanyak 312 personel gabungan yang diterjunkan dalam operasi tersebut, meliputi 162 personel kepolisian, dan 150 personel instansi samping (kodim, dishub, satpol, dinkes, damkar, senkom, saka bhayangkara).

Tiga pos pengamanan akan didirikan di  Mertoyudan, Borobudur, Muntilan, sub pospam Palbapang, satu pos terpadu (dishub) di Blondo.

Baca: Jelang Nataru di Kota Magelang, Stok Kebutuhan Pokok Aman, Fasilitas Kesehatan Standby 24 Jam

Rencana pengamanan tidak hanya dilakukan di lokasi vital, tetapi juga obyek wisata Borobudur, Ketep, Mendut, dan wisata baru lain di Magelang.

Kegiatan pengamanan juga dilakukan saat kegiatan pentas musik dan pesta kembang api di Artos Mall, pelepasan lampion dan pesta kembang api di Borobudur dan titik kumpul massa perayaan tahun baru di Lapangan drh Soepardi dan kawasan bambu runcing.

Sementara itu Kapolres Magelang, AKBP Yulianto Adhi Nugroho, menambahkan, saat ini suhu politik mulai memanas.

Hal tersebut dapat memicu tindakan persekusi, sweeping, dan radikalisme, oleh karena itu langkah antisipasi harus dilakukan. 

"Langkah antisipasi, terlebih jelang perayaan natal, agar tidak ada tindakan sifatnya persekusi dan radikalisme, karena jika ada berita soal itu, akan mempengaruhi iklim pariwisata kita di Kabupaten Magelang," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved