Jawa

Cegah Aksi Terorisme, Pengamanan Gereja di Kabupaten Magelang Saat Natal Diperketat

Rencana pengamanan tidak hanya dilakukan di lokasi vital, tetapi juga obyek wisata Borobudur, Ketep, Mendut, dan wisata baru lain di Magelang.

Cegah Aksi Terorisme, Pengamanan Gereja di Kabupaten Magelang Saat Natal Diperketat
IST
Kapolres Magelang, AKBP Yulianto Adhi Nugroho, memberikan paparan pengamanan pada natal dan tahun baru, Kamis (13/12/2018) di rapat koordinasi persiapan Natal dan Tahun Baru 2019 di Ruang Rapat Bina Karya, Pemkab Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kepolisian Resort (Polres) Magelang akan melakukan pengamanan dan penjagaan ketat terhadap gereja, kapel dan tempat ibadah yang ada di Kabupaten Magelang pada saat malam dan Hari Raya Natal, pada 25 Desember 2018 mendatang. 

Gereja akan dijaga petugas kepolisian bersenjata dibantu dengan pengamanan dari ormas, ataupun pam swakarsa.

Pemeriksaan menyeluruh menggunakan pendeteksi logam metal detector.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya aksi terorisme yang dapat berpotensi terjadi.

Baca: Penghujung Tahun, Harga Kebutuhan Pokok di Kabupaten Magelang Mulai Merangkak Naik

Kabag Ops Polres Magelang, Kompol Ngadisa, mengatakan, bukan hanya kejahatan seperti curat, curas, dan curanmor yang perlu diwaspadai saat masa perayaan Natal, tetapi juga aksi terorisme yang sangat membahayakan jiwa dan keselamatan masyarakat.

Oleh karena itu, pihaknya akan memperketat penjagaan gereja, kapel dan rumah ibadah yang ada di Kabupaten Magelang, yang berjumlah sebanyak 81 gereja, 14 kapel dan 10 rumah ibadah.

"Yang pling mengkhawatirkan adalah terjadi aksi terorisme, untuk itu fokus pengamanan juga dilakukan di 81 gereja, termasuk kapel dan rumah ibadah.," kata Ngadisa, Kamis (13/12/2018) saat rapat koordinasi persiapan Natal dan Tahun Baru 2019 di Ruang Rapat Bina Karya, Pemkab Magelang.

Ngadisa mengatakan, prioritas pengamanan akan dilakukan di gereja yang memiliki jemaat yang besar, gereja di jalur utama dan gereja yang dekat dengan masjid.

Ada dua gereja dengan jemaat cukup besar, lebih dari 1.000 orang yang ada di dua wilayah, di Kecamatan Muntilan dan Mertoyudan.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved