Breaking News:

Travel

Sensasi Menikmati Kopi dalam Wadah Bumbung

Pekatnya kopi hitam hasil olahan baristanya semakin menggugah selera untuk menikmatinya.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Kopi Bumbung menyajikan kopi yang dikemas dalam sebatang bambu sebagai termosnya, supaya kopi tetap hangat ketika akan dinikmati. 

Pekatnya kopi hitam hasil olahan baristanya semakin menggugah selera untuk menikmatinya.

Kopi Bumbung menyajikan kopi yang dikemas dalam sebatang bambu sebagai termosnya, supaya kopi tetap hangat ketika akan dinikmati.
Kopi Bumbung menyajikan kopi yang dikemas dalam sebatang bambu sebagai termosnya, supaya kopi tetap hangat ketika akan dinikmati. (TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri)

Lokasi kopi bumbung yang berada di tengah perkampungan, menambah kenikmatan tersendiri dengan suasana pedesaan yang masih asri.

Untuk kopinya sendiri didatangkan dari Jember, Jawa Timur dengan jenis kopi robusta.

"Kopi robustanya dari Jember. Kopi dalam bentuk produk jadi, kita tinggal mengolah," katanya.

Baca: Ibu Hamil Minum Kopi. Bolehkah?

Selain menawarkan kopi, kedai kopi bumbung ini juga menyajikan berbagai minuman dan masakan pedesaan, seperti sayur brongkos, wedang ronde, dan berbagai sayur lodeh.

"Kopi masih hangat. Uniknya ada sagon kering yang dicocok dinikmati dengan kopi hitam. Rasanya luar biasa. Kopinya rekomen bisa dinikmati masih hangat sambil nongkrong," ujar seorang pengunjung, Citra Sari.

Kopi dalam wadah bumbung ini panasnya mampu bertahan hingga 30 menit                                                 
                    
Untuk satu termos kopi bumbung yang bisa dinikmati dalam 3 cangkir dibandrol seharga Rp 15 ribu rupiah.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved