Internasional

Kunci Penjara Dibawa Staf Senior, Tahanan Ini Terpaksa Melahirkan Sendiri dalam Sel Terkunci

Sekretaris Serikat Pekerja Penjara Australia Barat Andy Smith sepakat menganggap hal tersebut sebagai situasi yang tidak bisa diterima.

Kunci Penjara Dibawa Staf Senior, Tahanan Ini Terpaksa Melahirkan Sendiri dalam Sel Terkunci
internet
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, PERTH - Di era modern seperti sekarang, seorang perempuan yang melahirkan idealnya didampingi tenaga medis.

Namun, seorang perempuan narapidana terpaksa melahirkan tanpa bantuan fisik dari tim medis di sel terkunci di Bandyup Women's Prison, Australia Barat.

Demikian laporan dari lembaga pengawasan penjara Australia Barat, yang menyebutkan insiden tersebut terjadi pada Maret lalu.

Diwartakan ABC News, Rabu (12/12/2018), laporan itu menjelaskan tahanan bernama Amy itu melahirkan sendirian, sementara terus memohon bantuan selama lebih dari satu jam kepada penjaga yang melihatnya melalui celah pintu sel yang terkunci.

Baca: Terbukti Korupsi, Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara

"Amy melahirkan, sendirian, di dalam sel yang terkunci," demikian ringkasan laporan dari inspektur Neil Morgan.

"Staf keperawatan dan penjaga mengawasi, dan berusaha membantunya melalui pintu di pintu, tetapi tidak bisa memberikan dukungan fisik," imbuhnya.

WA Today melaporkan, Amy berada pada tahap akhir kehamilannya dan staf medis dari Bandyup sudah diberi tahu tentang kebutuhannya.

Pada 11 Maret 2018, pukul 17.30, Amy menghubungi petugas melalui selnya karena dia yakin akan segera melahirkan.

Dia dibawa ke Bandyup Health Center untuk pemeriksaan.

Lalu, dia diberi obat penghilang rasa sakit dan dikirim kembali ke selnya, dan dikunci sampai sekitar pukul 18.00.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved