Kota Yogya

Direktur PUKAT UGM : Visi-Misi Kedua Kandidat Capres Belum Serius Berantas Korupsi di Indonesia

Direktur PUKAT UGM : Visi-Misi Kedua Kandidat Capres Belum Serius Berantas Korupsi di Indonesia

Direktur PUKAT UGM : Visi-Misi Kedua Kandidat Capres Belum Serius Berantas Korupsi di Indonesia
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Direktur PUKAT UGM Oce Madril (tengah) dalam jumpa pers di Silol Cafe Yogyakarta, Senin (10/12/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - PUKAT UGM menyatakan kedua kandidat calon presiden di Pilpres 2019 belum menunjukkan keseriusannya dalam memberantas korupsi di Indonesia.

Menurur Ketua PUKAT UGM Oce Madril, hal tersebut bisa dilihat dari pemaparan visi-misi keduanya.

"Agenda masing-masing terasa hambar dan meragukan," kata Oce, Senin (10/12/2018) di Silol Cafe, Yogyakarta.

Pertama, Oce melihat dari visi-misi yang diusung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ia menyorot visi keduanya yang ingin memperkuat kelembagaan KPK.

Oce mempertanyakan seperti apa realisasi konkret keduanya dalam rangka memperkuat KPK.

Ia juga melihat pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang hanya memasukkan 2 agenda pemberantasan korupsi dalam visi-misinya.

Baca: Evaluasi Kinerja Jokowi-JK dalam Pemberantasan Korupsi, PUKAT UGM : Hasilnya Belum Memuaskan

"Ini sangat mengecewakan bagi kami," tegas Oce.

Secara gamblang, Oce bahkan meminta kedua pasangan tersebut merevisi secara besar-besaran program serta visi-misinya. Ia ingin agar isu pemberantasan korupsi lebih dikedepankan ketimbang pembangunan.

Menurutnya, isu korupsi sudah mengkhawatirkan bagi khalayak luas, dan calon pemimpin perlu menunjukkan ketegasan dalam pemberantasannya.

"Kami terutama berharap Jokowi bisa memenuhi janji-janji politik, menjelang akhir masa kepemimpinannya," ujar Oce.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved