Internasional

Tanah di Ibukota Iran Turun Secara Perlahan dalam Waktu 15 Tahun Terakhir

Tanah di kota tersebut mengalami penurunan sekitar 25 cm per tahun, sehingga memunculkan banyak sinkhole secara tiba-tiba.

Tanah di Ibukota Iran Turun Secara Perlahan dalam Waktu 15 Tahun Terakhir
Looklex.com
Terjadi fenomena penurunan tanah di Teheran, Iran, sejak tahun 2003 

TRIBUNJOGJA.COM - Para ilmuwan menemukan kenyataan mengkhawatirkan di Teheran, ibukota Iran.

Tanah di kota tersebut mengalami penurunan sekitar 25 cm per tahun, sehingga memunculkan banyak sinkhole secara tiba-tiba.

TribunJogja.com melansir dari Live Science, para ilmuwan telah menyelidiki data satelit dari tahun 2003 hingga 2017.

Hasilnya, sekitar 10 persen dari tanah di wilayah pusat kota dan di banyak desa di wilayah barat laut Teheran, mengalami penurunan.

Fenomena itu menyebabkan munculnya banyak retakan dan sinkhole yang tercipta secara tiba-tiba.

Pernah seorang petani terjebak dalam sinkhole berkedelaman enam meter selama berjam-jam.

Celah yang terbentuk akibat penurunan juga mempengaruhi pengairan sawah, karena air justru mengalir ke celah tersebut.

Tanda-tanda penurunan tanah di Teheran sudah muncul sejak tahun 2003 lalu, di mana mulai terlihat jalan dan bangunan yang miring.

Penelitian yang telah dilakukan sebelumnya mengungkapkan, drainase air tanah menjadi penyebab penurunan tanah tersebut.

Pengeboran sumur ilegal menjadi faktor berkurangnya air tanah secara cepat, sehingga risiko penurunan menjadi lebih tinggi.

Pemerintah setempat telah menindak tegas dengan menutup sekitar 100.000 sumur ilegal, tetapi lebih kurang 30.000 sumur diperkirakan masih beroperasi.

Jika tanah di bawah Teheran terus mengalami penurunan, maka berbagai infrastruktur, serta pertambangan minyak dan gas Iran akan terdampak.

Selain di Teheran, fenomena penurunan tanah juga teramati terjadi di Venesia (Italia), bagian barat Texas dan pesisir Louisiana, California'ss San Joaquin Valley, serta bandara internasional San Francisco. (*)

Penulis: say
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved