Kulon Progo

Jaringan Air Bersih untuk NYIA Hampir 100 Persen Terbangun

Pembangunan jaringan distribusi utama air bersih sepanjang 12 kilometer itu telah mulai dibangun selama 2018.

Jaringan Air Bersih untuk NYIA Hampir 100 Persen Terbangun
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pemrakarsa pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I dan PDAM Tirta Binangun terkait pasokan kebuthan air bersih, Senin (3/12/2018) di Ruang Sermo Kompleks Pemkab Kulon Progo. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Binangun Kulon Progo memastikan pembangunan jaringan distribusi air bersih untuk kawasan Temon dan sekitarnya bakal rampung di awal 2019 mendatang.

Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar, jaringan itu juga akan melayani pasokan air bersih di area bandara baru (New Yogyakarta International Airport/NYIA).

Pembangunan jaringan distribusi utama air bersih sepanjang 12 kilometer itu telah mulai dibangun selama 2018 dengan mengambil sumber air baku dari Sungai Progo melalui Bendung Sapon, Kecamatan Lendah.

Saluran itu menyambung jaringan yang sudah lebih dulu ada di wilayah Garongan (Kecamatan Panjatan) lalu membentang ke barat menuju Glagah (Temon) dengan pipa berdiameter 250 milimeter atau 10 inci.

"Saluran sudah 95 persen terbangun dan akhir Januari 2019 nanti sudah bisa mengalir untuk memenuhi kebutuhan di bandara pada tahap awal," kata Direktur Utama PDAM Tirta Binangun, Jumantoro pada Tribunjogja.com, Selasa (4/12/2018).

Baca: PDAM Tirta Binangun Suplai Air Bersih ke NYIA

Berdasarkan informasi diterimanya dari pemrakarsa pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I, kebutuhan air bersih di kawasan bandara tersebut pada tahap awal 2019-2020 nantinya mencapai 14 liter per detik atau sekitar 1.000 meter kubik per hari.

Saat ini pihaknya memiliki kapasita sproduksi sekitar 380 liter per detik dan idle (sisa debit tak terpakai) sekitar 25 liter per detik sehingga kebutuhan untuk bandara maupun masyarakat masih bisa tercukupi sekaligus.

Adapun pada perkembangannya ke depan, NYIA diperkirakan membutuhkan debit air bersih di atas 60 liter per detik. Hal itu akan diantisipasinya dengan suplai air baku dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kamijoro yang tengah dibangun di Bantul.

Baca: Pemkot Yogya Perkuat Sektor Pariwisata Sambut Bandara NYIA

Instalasi tersebut dirancang untuk menghasilkan debit sekitar 400 liter per detik dalam dua tahap.

"Ini memang kita siapkan untuk bandara dan kawasan industri Sentolo," kata Jumantoro.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kulonprogo, Muhtarom Asrori mengapresiasi langkah PDAM terkait keberadaan bandara tersebut.

Namun beigtu, pihaknya mewanti-wanti agar perusahaan daerah itu juga lebih memperhatikan perbaikan pelayanan kepada pelanggan yang sudah ada.(*)

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved