SIM Tak Bisa Diberlakukan Seumur Hidup, Ini Penjelasan dari Kepolisian

Pemilik Surat Izin Mengemudi (SIM) wajib melakukan perpanjangan dalam jangka waktu lima tahun sekali.

SIM Tak Bisa Diberlakukan Seumur Hidup, Ini Penjelasan dari Kepolisian
internet
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Setiap pengendara kendaraan bermotor, diwajibkan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai perangkat wajib ketika berkendara di jalanan umum.

Pemilik SIM wajib melakukan perpanjangan dalam jangka waktu lima tahun sekali.

SIM, berbeda dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak bisa diberlakukan seumur hidup seperti yang diungkapkan Kaurmin Subdit Dikyasa Ditlantas Polda Metro Jaya, AKP Sri Pamuncak.

"Berbeda dengan KTP, masyarakat kan tidak semuanya diwajibkan membuat SIM. Namun SIM wajib dimiliki bagi seluruh masyarakat yang mengendarai di jalan," katanya Sabtu (01/12/2018) Sri Pamuncak dilansir dari Gridoto.

Lantas, apa alasannya kenapa SIM tidak bisa diberlakukan seumur hidup?

AKP Sri Pamuncak menjelaskan, perpanjangan SIM dilakukan guna melihat kompetensi dan kondisi seseorang setelah 5 tahun memiliki SIM.

Pasalnya kemampuan seseorang dalam berkendara tidak selalu konsisten seiring berjalannya waktu.

"Karena tidak ada yang bisa menjamin kondisi pengendara atau pemegang SIM tersebut 5 tahun ke depan. Apakah pemegang SIM itu masih sehat, masih waras, masih bisa melihat dan lain sebagainya," imbuh Sri seraya menjelaskan.

Sri juga menambahkan, idealnya perpanjangan SIM tidak perlu dilakukan ujian kembali, kecuali SIM-nya sudah lewat dari masa berlakunya.

"Maka dari itu, perpanjangan SIM sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari sebelum masa berlaku SIM-nya habis," tutupnya.(*/Grid)

 

Editor: ton
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved