Kesehatan

Depresi Juga Bisa Disebabkan Berat Badan Berlebih

Hasil ini menunjukkan bahwa depresi cenderung menjadi konsekuensi psikologis dari obesitas alih-alih dipicu oleh mekanisme metabolik.

Depresi Juga Bisa Disebabkan Berat Badan Berlebih
NET
Obesitas 

Menurutnya, laki-laki cenderung tak masalah memiliki berat badan berlebih.

Sementara perempuan seringkali merasa kurang ketika bentuk tubuh mereka tidak ideal.

Berbeda dengan studi-studi lainnya yang mencari hubungan antara obesitas dan depresi, pendekatan genom seperti saat ini bisa menghindari masalah metodologi yang sebelumnya terjadi, terutama yang terkait dengan observasi seperti gaya hidup dan tingkah laku.

Baca: Berat Badannya 179 Kilogram, Remaja 15 Tahun Penderita Obesitas Ini Terpaksa Putus Sekolah

Kondisi ini membuat para peneliti semakin yakin bahwa faktor genetik obesitas punya pengaruh besar.

Menurut Hypponen, faktor gen tersebut memengaruhi hasil meskipun yang bersangkutan dalam kondisi sehat tanpa penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2 atau penyakit jantung.

Hasil ini menunjukkan bahwa depresi cenderung menjadi konsekuensi psikologis dari obesitas alih-alih dipicu oleh mekanisme metabolik.

Namun, jika kamu tidak memiliki faktor genetik BMI tinggi, bukan berarti risiko gejala depresi berkurang.

Pola makan berlebih dan kurang olahraga bisa membuat berat badan melonjak.

"Olahraga baik untuk kesehatan mental dan untuk tubuh kita. Seringkali menurunkan berat badan juga bisa membantu kita meraih kesehatan mental tersebut," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berat Badan Berlebih Juga Bisa Bikin Depresi", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/12/03/112654120/berat-badan-berlebih-juga-bisa-bikin-depresi.
Penulis : Nabilla Tashandra
Editor : Lusia Kus Anna

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved