Kota Yogyakarta

Anggota Kodim 0734/Yogyakarta Jalani Tes Urine

Kodim 0734/Yogyakarta menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Yogyakarta menggelar tes urine yang menyasar para personel kodim setempat

Anggota Kodim 0734/Yogyakarta Jalani Tes Urine
Dok Pri
Kodim 0734/Yogyakarta menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Yogyakarta menggelar tes urine yang menyasar para personel kodim setempat pada Senin (3/12/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kodim 0734/Yogyakarta menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Yogyakarta menggelar tes urine yang menyasar para personel kodim setempat pada Senin (3/12/2018)

Pasi Intel Kodim 0734/Yogyakarta Lettu Inf Rahmad mengatakan, tes urine ini untuk mengantisipasi, mencegah sekaligus menangkal narkoba kepada para anggota.

Sejauh ini, ungkap Lettu Inf Rahmad di Kodim Yogyakarta memang belum pernah ada anggota yang ditemukan terindikasi menggunakan narkoba.

Baca: Dukung Tugas Babinsa, Kodim 0734/Yogyakarta Serahkan 25 Unit Motor Dinas Baru

"Meski begitu, bukan berarti tes narkoba dengan sasaran personel tidak rutin digelar. Ini sebagai tindakan pengamanan atau jaga-jaga,” kata Lettu Inf Rahmad

Lettu Inf Rahmad melanjutkan, untuk pengambilan contoh urine ini nantinya akan dilaksanakan setiap bulan atau setiap minggu.

"Agar para anggota yang belum pernah merasakan narkoba jangan mencoba-coba untuk melakukannya,” lanjutnya.

Kedepannya, Kodim 0734/Yogyakarta akan terus menggandeng BNN secara berkelanjutan untuk memberikan pengarahan atau pemahaman tentang bahaya narkoba kepada personel TNI dan PNS di wilayah Kodim Yogyakarta.

Sementara itu, Dandim 0734 Letkol Inf Bram Pramudia,SE, mengatakan dengan dilaksanakan kegiatan tes urine ini, diharapkan dapat mengantisipasi, menghentikan dan menjauhi barang haram tersebut.

Baca: Kodim 0734/Yogyakarta Gelar Binsiap Apwil dan Puanter

Tes urine kali ini kata Dandim mengacu pada enam parameter, yaitu zat amfetamin, ganja, morfin, benzodiazepin, metamfetamin atau sabu, dan kokain.

Jika hasil tes urine prajurit mengandung dari salah satu parameter itu, maka diduga mengkonsumsi narkoba.

Namun demikian, dugaan itu belum bisa dipastikan positif mengkonsumsi.

Sebab, harus melalui berbagai tahapan.

“Kalau positif, nanti tes ulang lagi. Jika hasil tes ulang ternyata masih positif, berarti memang mengkonsumsi narkoba,” kata Dandim.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved