Kesehatan

Olahraga Lari Efektif Hambat Penuaan

Dr Christian Werner, salah satu periset, percaya kunci temuan riset ini mungkin terletak pada warisan manusia.

Olahraga Lari Efektif Hambat Penuaan
internet
ilustrasi 

Pada awal riset, peneliti tak lupa untuk menganalisis sel darah putih peserta, begitu pula saat periode akhir riset.

Hasilnya, panjang telomer dalam sel darah putih peserta yang melakukan latihan daya tahan dan latihan interval intensitas tinggi mengalami peningkatan lebih baik.

Hasil itu berbanding terbalik dengan mereka yang melakukan latihan resistensi atau mereka yang sama sekali tak berolahraga.

Baca: Agar Tak Malas Berolahraga, Lakukan Hal Berikut

Telomer adalah peregangan DNA yang dapat ditemukan di ujung kromosom yang mempengaruhi cara manusia menua.

Profesor Ulrich Lauds, selaku pemimpin riset, mengatakan riset ini telah menemukan peserta yang melakukan latihan daya tahan dan olahraga intensitas tinggi memiliki peningkatan aktivitas dan panjang telomer.

Baca: Kenali Sindrom Werner yang Dapat Sebabkan Penuaan Dini

Aktivitas dan panjang telomer merupakan faktor penting untuk penuaan sel, kapasitas regeneratif, dan penuaan yang sehat. “Menariknya, latihan resistensi tak memiliki efek ini," ucapnya.

Dr Christian Werner, salah satu periset, percaya kunci temuan riset ini mungkin terletak pada warisan manusia.

"Dari perspektif evolusi, daya tahan dan pelatihan intensitas tinggi menyerupai perjalanan mengembara dan kebiasaan menyerang atau bertahan dari nenek moyang daripada latihan ketahanan," ucap Dr Werner.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menurut Riset, Olahraga Lari Ampuh Hambat Penuaan", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/11/30/104247920/menurut-riset-olahraga-lari-ampuh-hambat-penuaan.
Penulis : Ariska Puspita Anggraini
Editor : Wisnubrata

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved