Bantul

Musim Hujan, Penjual Payung di Bantul Banjir Orderan

Bagaimana tidak, semenjak musim hujan tiba, penjualan payung miliknya melonjak cukup tajam. Bahkan mencapai 50 persen dari bulan biasanya.

Musim Hujan, Penjual Payung di Bantul Banjir Orderan
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Penjual payung, Dwi Eko Susanto sedang mengecek payung di rumahnya di Desa Mangunan, Imogiri, Bantul. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Musim penghujan ternyata membawa berkah tersendiri bagi Dwi Eko Susanto, penjual payung, asal Desa Mangunan, Dlingo, Bantul.

Bagaimana tidak, semenjak musim hujan tiba, penjualan payung miliknya melonjak cukup tajam. Bahkan mencapai 50 persen dari bulan biasanya.

"Musim hujan tiba, Alhamdulillah, pesanan naik 50 persen. Perminggu yang biasanya pesanan hanya 500 pcs, sekarang bisa mencapai 2000 pcs," kata Eko, ketika ditemui dikediamannya, di desa Mangunan, Imogiri, Bantul, Jumat (30/11/2018)

Pesanan payung miliknya, menurut Eko, biasanya datang dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia.

Seperti dari Bekasi, Surakarta, Sidoarjo, Semarang, Magelang, Makassar, Sulawesi, Kalimantan hingga Batam.

"Yang banyak pesan biasanya dari beberapa kota di Pulau Jawa," ujar dia.

Baca: Membangkitkan Kembali Kejayaan Payung Nusantara di Festival Payung Indonesia 2018

Ketika disambangi di Rumahnya, aneka macam jenis payung tersedia.

Dari mulai payung otomatis, payung golf enakan warna, payung lipat tiga hingga payung standar.

Payung-payung tersebut menurutnya merupakan produk import dari negara China.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved