Bisnis

Kontribusi Pertamina untuk Indonesia Jelang Revolusi Industri 4.0

Pemerintah telah menyusun roadmap industri 4.0 agar Indonesia mampu meningkatkan daya saing industri nasional di kancah global.

Kontribusi Pertamina untuk Indonesia Jelang Revolusi Industri 4.0
Dokumentasi Humas Pertamina
Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Ignatius Tallulembang, VP Asia HGR Communications Lydia Lu, Presiden Direktur Honeywell Indonesia Roy Kosasih, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak., Asisten Keistimewaan Setda DIY Didik Purwadi, Dekan Fakultas Teknik UGM Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D 

Pertamina sendiri kini berusaha keras untuk mendukung kepada para vendor yang memiliki tehnologi, memiliki inventure atau industri untuk melakukan sinergi dengan institusi pendidkan guna membantu pemerintah dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia yang mampu bersaing menyambut industri 4.0 tersebut.

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina Tbk, Ignatius Tallulembang mengatakan, kehadiran vendor atau industri di dalam dunia pendidikan sangat diperlukan.

Baca: Masyarakat Harus Mampu Berdaya Saing di Era Revolusi Industri

Teknologi yang digunakan oleh industri bisa diperkenalkan kepada mahasiswa-mahasiswa sehingga mahasiswa mahasiswa lebih memahami perkembangan industri saat ini.

"Ini tentu bermanfaat bagi mahasiswa ketika lulus nanti. Sehingga bisa beradaptasi dan cepat bekerja, hal ini tentu saling menguntungkan antara kedua belah pihak, Universitasnya mendapat informasi tehnologi terkini, dan itu manfaatnya," tuturnya saat memberikan paparan di Universitas Gajah Mada (UGM) Connected Laboratory, Kamis (28/11/2018).

Tallulembang menegaskan, sinergi antara Pertamina dengan Universitas sudah berlangsung lama, termasuk satu di antaranya dengan UGM.

Pihaknya selalu melakukan update informasi teknologi terkini yang dimanfaatkan oleh Pertamina kepada para mahasiswa dalam pembelajaran di ruang kuliah.

Bahkan, dalam setahun setidaknya dua kali ia datang ke UGM untuk memberikan informasi perubahan teknologi yang dimanfaatkan oleh Pertamina.

Tak hanya teknologi terkini yang digunakan oleh Pertamina, ia juga menyampaikan perkembangan terbaru baik dari sisi perusahaan ataupun pengembangan perusahaan.

Menurutnya, mahasiswa harus mengetahui perkembangan terbaru saat ini agar ketika lulus nanti dapat segera menyesuaikan minimal dengan mempelajari teknologi yang diaplikasikan oleh perusahaan.

Terlebih saat ini, teknologi sudah mengarah ke sistem digitalisasi yang sangat dinamis dibanding dengan teknologi konvensional.

Halaman
123
Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved