Yogyakarta

Polda DIY Akan Segera Lakukan Gelar Perkara Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi UGM

Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto mengungkapkan Polda DIY akan segera melakukan gelar perkara.

Polda DIY Akan Segera Lakukan Gelar Perkara Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi UGM
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Sejumlah mahasiswa melakukan aksi #UGM Daruraat Kekerasan Seksual di kawasan kampus UGM Yogyakarta, Kamis (29/11/2018). Dalam aksi tersebut para mahasiswa menuntut pihak rektorat untuk memberikan sanksi berat kepada pelaku serta memberikan pernyataan secara terbuka untuk meminta maaf dan memulihkan nama baik penyintas. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto mengungkapkan Polda DIY akan segera melakukan gelar perkara.

Gelar perkara tersebut berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh mahasiswa Fisipol UGM saat KKN di Maluku pertengahan 2017 lalu.

"Dalam waktu dekat kami akan gelar perkara. Mungkin dua atau tiga hari lagi akan gelar perkara. Gelar perkara itu yang nanti menentukan apakah kasus tersebut akan ditingkatkan ke penyidikan atau tidak," ungkapnya Kamis (29/11/2018).

Ia mengatakan dalam proses penyelidikan yang dilakukan Polda DIY bersama dengan Polda Maluku sudah memeriksa 8 orang.

Pihak-pihak yang diperiksa dalam penyelidikan tersebut termasuk penyintas dan terduga pelaku.

Baca: ORI Temukan Beberapa Dugaan Maladministrasi Penyelesaian Kasus Pelecehan Seksual di UGM

"Sepertinya tidak ada lagi yang dimintai keterangan. Jadi sekitar 8 pihak yang diminatai keterangan. Pihak-pihak yang memang mengetahui kejadian itu tentunya," katanya.

Meski sudah memanggil 8 pihak, ia menerangkan tidak menutup kemungkinan untuk memanggil pihak lain.

Hal tersebut karena dalam gelar perkara masih ada kemungkinan penambahan keterangan.

"Ya makanya kami melakukan gelar perkara dulu, kalau dalam gelar perkara itu ternyata ada ketarangan yang belum cukup. Bisa jadi pihak-pihak tadi dimintai keterangan lagi. yang pasti melalui gelar perkara itu, nantinya menentukan akan dilanjutkan ke penyidikan atau tidak," ujarnya.(TRIBUJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved