Jangan Tertipu, Label Makanan Sehat Belum Tentu Sehat

Kita seringkali menilai makanan berdasarkan labelnya. Padahal, sehat bukan hanya membatasi asupan lemak dan kalori, namun mengonsumsi yang tepat porsi

Jangan Tertipu, Label Makanan Sehat Belum Tentu Sehat
reader digest
Ilustrasi makanan matang siap saji 

Ketika kita tidak mengenalnya, maka kita harus berhati-hati jika mau membeli produk tersebut, atau bahkan mungkin lebihai baik tidak membelinya sama sekali.

Ia mengaku sangat rajin membaca label bahan makanan yang tertera pada kemasan setiap kali ia berbelanja.

Kebiasaan itu, menurut dia, membuat kita terbiasa memahami bahan-bahan mana yang tergolong garam atau bumbu tambahan yang ditambahkan ke dalamnya.

"Kita harus memperhatikan kualitas makanan yang akan kita konsumsi, ketimbang hanya memercayai produk lewat labelnya," kata dia.

Cerdas Menakar Porsi

Lippert juga mengingatkan agar kita tidak serta merta menilai sebuah menu makanan sehat tanpa memerhatikan porsinya.

Baca: Demi Bayinya, Ibu Pengidap Mastitis Ini Menolak Hentikan Pemberian ASI

Ia mencontohkan jus, smoothie, atau semangkuk besar puding chia dengan banyak kacang-kacangan, granola, dan buah.

Secara teori makanan tersebut memang sehat. Namun jika porsi yang dikonsumsi besar dan gula yang terkandung di dalamnya cukup banyak, maka makanan tersebut belum tentu sesehat yang kita dibayangkan.

"Cerdaslah menakar porsi makan kita, dan apa yang kita beli menjadi kunci dalam menjaga pola makan sehat," kata Lippert.

Baca: Zat Kimia Pewarna Rambut Bikin Kepala Gadis Cantik Ini Jadi Membesar

Sementara, Granato mengingatkan soal kandungan gula yang terkandung dalam sejumlah jenis minuman.

Halaman
123
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved