PSS Sleman

Rangga Muslim Perkasa, Bertekad Tuntaskan Misi PSS Sleman Tampil di Kasta Tertinggi

Winger lincah asal Bima, Rangga Muslim Perkasa, menyimpan ambisi besar untuk membawa PSS Sleman promosi ke Liga 1.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Rangga Muslim Perkasa 

TRIBUNJOGJA.COM - Winger lincah asal Bima, Rangga Muslim Perkasa, menyimpan ambisi besar untuk membawa PSS Sleman promosi ke Liga 1 sekaligus menuntaskan mimpi besarnya yang urung terwujud musim lalu.

Kendati turut andil mengantar Persebaya Surabaya naik kasta sekaligus menasbihkan diri menjadi juara Liga 2 2017 silam, Rangga bersama sembilan penggawa Bajul Ijo harus rela angkat kaki dan mencari tim lain sebelum mimpinya bermain di kompetisi kasta tertinggi terwujud.

Pepatah 'kesempatan tak datang dua kali' tampaknya tak berlaku pemuda Bima berusia 24 tahun ini.

Rangga selangkah lagi mewujudkan mimpinya tampil di kasta tertinggi bersama PSS Sleman bila mampu meraih kemenangan atas Kalteng Putra pada semifinal leg kedua Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/11/2018).

Skor kacamata pada semifinal leg pertama sedikit meringankan beban PSS Sleman jelang pertemuan keempat kalinya musim ini kontra tim berjuluk Laskar Isen Mulang tersebut.

Pasalnya, tim asuhnya Seto Nurdiantoro tersebut hanya butuh kemenangan 1-0 saja untuk mengunci satu tiket Liga 1 musim depan.

"Tentu hasil seri di leg pertama menjadi modal penting bagi kami. Ini menjadi tambahan motivasi bagi pemain menghadapi leg kedua. Kita imbang disana, dan tentu kami besok yakin menang dengan dukungan dari suporter yang luar biasa. Motivasi kami berlipat untuk mengantar PSS promosi ke Liga 1," kata Rangga kepada Tribunjogja.com, Selasa (27/11/2018).

Baca: Alih-Alih Optimis, Pelatih Kalteng Putra Justru Sebut PSS Sleman Dipastikan Promosi ke Liga 1

Dijelaskan target PSS Sleman untuk bisa naik kasta ke Liga 1 tidak membenani dirinya.

Tidak seperti di Persebaya dulu.

Saat bersama Persebaya musim lalu, merupakan pengalaman pertama main di bawah tekanan.

Baik supporter maupun manajemen.

"Kalau di Persebaya terasa beban psikologisnya. Karena begitu ke Persebaya sudah dihadapkan laga penting. Kalau sekarang di PSS biasa saja, karena sudah mendapatkan pengalaman sebelumnya," ujar pemain yang mengawali karir profesionalnya di PSIM Yogyakarta itu.

Ia pun sama sekali tak merasa berkecil hati meski musim lalu mimpinya tampil bersama Persebaya di kasta tertinggi urung terwujud.

Baca: PSS Sleman vs Kalteng Putra, Jangan (Kembali) Terpeleset Super Elja!

Sebaliknya, ia bertekad memberi kontribusi maksimal bagi tim tiap kali dipercaya tampil.

Buah kesabaran, kerja keras, serta konsistensi menjadikannya pilihan utama di skuat Super Elja, setelah sempat menghangatkan bangku cadangan di awal kompetisi lalu kala PSS Sleman di latih Herry Kiswanto.

"Kalaupun saya dibutuhkan di PSS saya akan tetap di sini, karena mungkin tahun lalu saya harus belajar lagi di Liga 2. Mudah-mudahan tahun ini PSS Sleman bisa naik kasta, Insyaallah," kata Rangga.

"Ini menjadi sejarah untuk karir sepak bola saya. Saya pun tidak pernah terpikir bakal mencapai tahap ini, tentu ini menjadi sangat luar biasa," pungkasnya. (*)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved