Breaking News:

Yogyakarta

Peneliti Pustral UGM Minta Pemerintah Buat Aturan yang Jelas untuk Betor dan Becak Kayuh

Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM, Dr Dewanti, MS mengatakan sebagai angkutan umum, becak motor harus memenuhi standar

tribunjogja.com/ais
Pebecak motor yang melakukan aksi unjuk rasa meninggalkan ratusan becak motor sebagai alat mencari nafkah mereka di halaman kantor Gubernur DIY, kompleks Kepatihan, Selasa (24/9) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM, Dr Dewanti, MS mengatakan sebagai angkutan umum, becak motor harus memenuhi standar kelayakan.

Menurutnya aspek keselamatan konsumen merupakan hal yang paling utama.

"Becak motor ini kan sebenarnya becak yang kemudian dimodifikasi. Kalau itu memang sebagai angkutan umum, tentu keselamatan yang utama. Kecepatan, itu kan jadi salah satu hal yang kemudian perlu diperhatikan, karena juga menyangkut keselamatan," katanya Selasa (27/11/2018).

Baca: Pemkot Yogyakarta Telah Pikirkan Solusi untuk Becak Motor

Ia mengatakan meski pun saat ini becak motor boleh beroperasi, tentu harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

Menurutnya penanganan becak motor tergantung pada pemerintah sebagai regulator.

Sebagai regulator, pemerintah juga diminta untuk tegas.

Menurutnya dari awal pemerintah kurang tegas. Ia menyebut jika pemerintah sejak awal bersikap tegas, maka saat permasalahan bentor tidak akan semakin rumit.

"Ya sebenarnya tergantung pemerintah, bagaimana pemerintah membuat regulasi. Kalau memang boleh, ya tentu harus dibuat aturannya yang jelas. Kalau tidak ya juga harus diperhatikan aspek ekonomi dan sosialnya. Kalau memang itu tidak boleh kan harusnya dari dulu saja dilarang, sekarang sudah banyak baru dibuat aturan," ujarnya.

Baca: DPRD Kota Yogyakarta akan Sambangi Dishub DIY, Bahas Polemik Becak Motor

Terkait becak listrik, ia menilai tidak ada bedanya dengan becak motor.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved