Bisnis

OJK Imbau Perbankan Tekan Biaya Operasional

OJK DIY, mengimbau kepada para pelaku perbankan untuk menekan biaya operasional pascakenaikan suku bunga acuan oleh BI

OJK Imbau Perbankan Tekan Biaya Operasional
ist
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Yosef Leon Pinsker

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY, mengimbau kepada para pelaku perbankan untuk menekan biaya operasional pascakenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI).

Kepala OJK DIY, Untung Nugroho mengatakan, dengan dilakukannya efisiensi operasional setidaknya perbankan ataupun nasabah mampu menghindari dampak yang ditimbulkan akibat kebijakan Bank Sentral tersebut.

"OJK mendorong perbankan untuk mengikuti suku bunga acuan dalam hal bunga deposito atau bunga simpanan, namun untuk suku bunga kredit sebisa mungkin agar ditahan supaya tidak mengalami kenaikan," kata dia, Senin (26/11/2018).

Baca: Gelar Seminar di FE UAJY, OJK RI Sampaikan Pentingnya Literasi Keuangan

Imbauan tersebut, menurut Untung demi menjaga agar kenaikan BI rate berdampak kepada suku bunga simpanan saja, sementara suku bunga kredit diharapkan relatif tidak terpengaruh sehingga pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan kondusif.

Ia juga mengungkapkan, di era suku bunga tinggi perbankan, keuntungan cenderung otomatis akan diperoleh bagi nasabah yang menggunakan produk deposito perbankan, sementara debitur kemungkinan akan mengalami kesulitan dalam pembayaran kredit.

"Namun sejauh ini, OJK memandang perbankan DIY belum terdampak akibat naiknya BI rate," tambah dia.

Bankir Optimistis

Terpisah, Kepala Cabang Bank Mega Syariah (BMS) Yogyakarta, Suhardjono optimistis bahwa kebijakan naiknya BI rate tidak akan mempengaruhi kinerja perbankan khususnya dalam hal penyaluran kredit.

Baca: Perbankan DIY Diminta Dorong Ekspor Sambut NYIA

Pihaknya, secara nasional hingga sekarang telah mampu menyalurkan pembiayaan bagi nasabah dikisaran angka 90 persen dari target.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved