Internasional

Intelijen Arab Saudi Beli Aplikasi Mata-mata dari Firma Teknologi Israel

Informasi pertama tentang pembelian Saudi ke Israel diwartakan media Israel, Haaretz.com.

Intelijen Arab Saudi Beli Aplikasi Mata-mata dari Firma Teknologi Israel
net
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, MOSKOW - Intelijen Saudi Arabia membeli perangkat lunak mata-mata dari sebuah firma teknologi Israel.

Perangkat atau aplikasi itu kemudian digunakan untuk memata-matai target-target yang dikehendaki elite pemimpin negeri yang dipimpin Bani Saud itu.

Baca: Guru Malaysia Paling Berdedikasi, Bagaimana Guru di Indonesia?

Informasi pertama tentang pembelian Saudi ke Israel diwartakan media Israel, Haaretz.com.

Informasi serupa datang dari Kanada dan Edward Snowden, pembocor berbagai rahasia AS dan dunia.

Sputniknews merilis kembali kabar ini, Senin (26/11/2018). Firma intelijen saiber Israel itu bernama NSO Group Technologies.

Produk spywarenya Pegasus 3, yang dibeli Saudi pada 2017 lewat perantara pihak ketiga di Eropa. Aplikasi itu ditanam di telepon seluler dan menggunakan nomer telepon sebagai kunci memata-matai.

Produk itu kemudian diserahkan ke mantan kepala intelijen Saudi, Pangeran Turki al Faisal dan Nasser al-Qahtani, tangan kanan Pangeran Mohammad bin Salman, sang Putra Mahkota.

Al Qahtani kini dijebloskan ke tahanan karena dipersalahkan dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul.

Pebisnis Eropa yang jadi perantara pembelian berkomunikasi dengan W, juga seorang makelar produk teknologi tinggi Israel. Serangkaian pertemuan digelar di berbagai lokasi.

Pegasus 3 dipakai Saudi untuk memata-matai para pelarian Saudi yang kabur dari negaranya karena terancam bahaya dikejar-kejar pasukan rezim Saud.

Halaman
12
Penulis: xna
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved