Advertorial

Jadi Tuan Rumah FFI 2018, Universitas AMIKOM Yogyakarta Menggelar Serangkaian Acara

Universitas AMIKOM Yogyakarta menjadi tuan Rumah Road to Festival Film Indonesia (FFI) 2018 untuk wilayah Yogyakarta.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Meet and greet dengan menghadirkan Tio Pakusadewo dan Daniel Adnan dalam rangkaian roadshow FFI 2018 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas AMIKOM Yogyakarta menjadi tuan Rumah Road to Festival Film Indonesia (FFI) 2018 untuk wilayah Yogyakarta.

Agenda ini merupakan salah satu dari dua roadshow untuk menyambut FFI 2018 yang diselenggarakan di Yogyakarta dan Mandao.

Roadshow FFI 2018 menghadirkan beragam agenda menarik seperti pameran foto dokumentasi FFI, coaching clinic membuat film, talkshow film, hingga meet and greet dengan aktor film Indonesia.

Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Suyanto mengatakan, roadshow FFI 2018 kali ini pihaknya juga menggandeng Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI).

Baca: Universitas AMIKOM Yogyakarta Menjadi Tuan Rumah Road to FFI 2018

Suyanto menambahkan, Amikom sendiri memiliki Program Studi Ilmu Komunikasi yang salah satu konsentrasinya Cinema.

Sehingga rangkaian acara roadshow FFI 2018 ini juga dalam rangka mengenalkan Cinema kepada para mahasiswa.

Roadshow FFI 2018 ini juga diisi dengan talkshow yang menghadirkan sosok legendaris seorang penulis naskah film Sherina, Ada Apa Dengan Cinta (AADC).

"Bagaimana menulis cerita yang bagus, kemarin kita hadirkan Jujur Prananto, supaya kita belajar dari ahlinya, belajar dari penulis cerita, sehingga menambah wawasan baru mahasiswa," katanya pada Sabtu (24/11/2018).

Menurut dia, film Indonesia bisa mendunia apabila pengemasan ceritanya menarik dengan karakter yang bagus, setting properti, produksi hingga post produksinya bagus.

Baca: Universitas AMIKOM Yogyakarta Gelar Workshop Pembuatan Laboratorium Industri Animasi

"Termasuk post produksi harus bagus. Mulai cerita, konsep art, post termasuk akting dan effectnya cita rasa Hollywood," ucapnya kepada Tribunjogja.com

Amikom pun telah membuktikan melalui produksi film animasi 'Battle of Surabaya' atau 'November Ten' yang telah berhasil meraih 32 penghargaan di tingkat internasional.

Banyak film animasi yang tengah diproduksi oleh Amikom, seperti 'Ajisaka the King and the Flower of Life', 'Golden Snail', 'Cahaya Bulan Sabit'

"Yang sedang kita dikembangkan Wolf Heart. Untuk film lokal lainnya action kita persiapkan. Film animasi ini jadi ciri khas tersendiri bagi Amikom," tutur dia.

Ia berharap, melalui roadshow FFI 2018 ini banyak film dari Yogyakarta yang mulai bermunculan.

Selaim itu, rangkaian roadshow FFI 2018 ini juga menggelar meet and greet dengan menghadirkan Tio Pakusadewo dan Daniel Adnan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved