Yogyakarta

JPW Berharap Kasus Besar Dapat Terselesaikan

Kadiv Humas JPW, Baharuddin Kamba mengatakan ada beberapa catatan sekaligus harapan JPW terkait penutasan beberapa kasus

JPW Berharap Kasus Besar Dapat Terselesaikan
tribratanewsjogja.com
Mapolda DIY 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Tipologi Polda DIY resmi naik dari tipe B menjadi tipe A lewat surat telegram (TR) bernomor ST/2947-2949/XI/KEP/2018 tertanggal 17 November 2018.

Dengan meningkatnya tipologi ini, Jogja Police Watch (JPW) berharap agar Polda DIY terus meningkatkan kualitas dengan menuntaskan kasus-kasus yang saat ini masih belum terselesaikan.

Kadiv Humas JPW, Baharuddin Kamba mengatakan ada beberapa catatan sekaligus harapan JPW terkait penutasan beberapa kasus, seperti perusakan sedekah laut di pantai Baru Bantul DIY oleh sekelompok orang tidak dikenal.

Menurutnya, hingga kini belum ada kejelasan terhadap proses hukum atas kasus tersebut.

"Padahal, beberapa orang yang diduga pelaku sudah dilepas dengan alasan kurang cukup bukti dan begitupun pula para saksi korban juga sudah dimintai keterangan atas peristiwa tersebut," terangnya, Kamis (22/11/2018).

Baca: Usut Kasus Perusakan Properti Sedekah Laut, Polisi Periksa Dua Saksi Ahli

Selain itu, kasus yang hingga kini masih menjadi buah bibir di beberapa media massa yakni kasus dugaan pencabulan yang menimpa mahasiswi UGM saat KKN di Maluku tahun lalu.

"Dengan diungkap dan tuntasnya kasus dugaan pencabulan di UGM, seharusnya menjadi pintu masuk untuk mengungkap kasus-kasus yang lainnya," harapnya.

Dengan naiknya Polda DIY menjadi tipe A, lanjutnya, diharapkan kerja keras di jajaran Polda DIY semakin ditingkatkan tentunya dilengkapi dengan sarana prasarana yang memadai serta didukung SDM yang berintigritas tinggi dan profesional dalam penanganan perkara selain anggaran.

Selain itu, dinamika dan persoalan Kamtibmas di wilayah hukum Polda DIY semakin meningkat. Kasus kejahatan pelajar dijalanan atau klitih juga sejatinya menjadi prioritas Kamtibmas diwilayah hukum Polda DIY. Karena menurutya, beberapa akhir tahun ini kasus klitih juga sempat marak terjadi di hukum Polda DIY termasuk kejahatan jalanan lainnya.

"Selain itu, Kepolisian Polda DIY diharapkan tidak takut terhadap kelompok-kelompok intoleran," ucapnya.

Baca: Periksa 8 Saksi Lebih, Polda DIY Segera Lakukan Gelar Perkara Kasus Pelecehan Seksual UGM

Terpisah Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto menegaskan apakah itu naik tipe atau tidak, Polda DIY terus berupaya menuntaskan kasus yang sedang dihadapi.

Halaman
12
Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved