CPNS 2018

Passing Grade Seleksi Tes CPNS 2018 Tak Akan Diturunkan, MenpanRB : Ini Enggak Boleh Mundur

Kriteria tersebut dibutuhkan lantaran CPNS akan menduduki pos-pos atau melayani masyarakat.

Editor: Muhammad Fatoni
ist/tribun jabar
ilustrasi passing grade CPNS 2018 

TRIBUNJOGJA.COM - Ada dua alasan yang dilontarkan pemerintah untuk menegaskan bahwa nilai ambang batas (passing grade) CPNS 2018 harus tinggi dan saat ini tidak lagi bisa diturunkan.

Meski nilai hasil tes CPNS 2018 kebanyakan peserta ternyata tidak memenuhi batas nilai minimal hasil ujian SKD CPNS 2018, pemerintah tetap tidak akan menurunkan passing grade tes CPNS 2018.

Menpan RB, Syafrudin, bahkan mengatakan passing grade CPNS dari tahun ke tahun harus terus meningkat.

Sebagai gambaran, jika tahun lalu passing grade CPNS adalah B, tahun ini atau berikutnya harus B plus atau bila perlu A.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 21 November 2018 - Untung Finansial, Atur Emosi, Hingga Persiapan Nikah

Hal itu diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafrudin, Selasa (20/11/2018), dikutip Tribunjogja.com dari kompas.com.

Syafrudin menegaskan, passing grade atau batas nilai minimal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tidak bisa diturunkan.

"Jadi, tidak ada menurunkan grade. Tidak ada, grade-nya tetap," kata Syafrudin saat ditemui di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/11/2018).

Bukan tanpa alasan pemerintah menetapkan passing grade tinggi.

Baca: BKN Tetap Tak Akan Turunkan Passing Grade CPNS 2018, Begini Penjelasannya

Baca: Kemenkumham Umumkan Hasil SKD dan Jadwal SKB di Cpns.kemenkumham.go.id Setelah Menerima Data BKN

Ia mengatakan, ada dua kebutuhan yang harus dipenuhi dari proses SKD CPNS.

Pertama, proses SKD harus menghasilkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia, khususnya SDM Aparatur Sipil Negara, yang berjiwa kompetitif, profesional, dan kredibel.

Kriteria tersebut dibutuhkan lantaran CPNS akan menduduki pos-pos atau melayani masyarakat.

Apalagi, ke depannya, Indonesia akan menghadapi dua hal besar, yaitu Revolusi Industri 4.0 dan menuju visi 100 tahun Indonesia Merdeka pada tahun 2045.

Baca: Jadwal AFF Suzuki Cup 2018 Streaming RCTI - Indonesia Hadapi Sederet Pemain Filipina Berpengalaman

"Jadi ini enggak boleh mundur, ini harus maju, kalau tahun lalu nilainya B, kami harus naikkan B Plus kalau perlu A. SDM kita ini belum terlalu memadai di Asia, bahkan di dunia internasional," ujarnya.

Alasan kedua, ada sekitar 200 ribu PNS yang pensiun di tahun 2018. Oleh karena itu, awal tahun 2019, kebutuhan CPNS harus dipenuhi.

"Kalau tidak dipenuhi, terus siapa yang mau kerja. Kosong tempatnya, akhirnya diisi lagi dengan pegawai-pegawai, orang-orang yang dipekerjakan sementara," kata Syafrudin.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved