Breaking News:

Yogyakarta

Masyarakat Serbu dan Berebut Gunungan Grebeg Mulud di Puro Pakualaman Yogyakarta

Rombongan pengiring gunungan Grebeg Mulud datang melewati gerbang Kadipaten Pura Pakualaman sekitar pukul 11.10 WIB.

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Warga yang berebut bagian dan isi Gunungan di halaman Mesjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Rabu (21/11/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ratusan Masyarakat berkumpul di sekitar alun-alun Sewandanan, Puro Pakualaman, untuk berebut (rayahan) gunungan Grebeg Mulud dari Kraton Yogyakarta, Rabu (21/11/2018).

Rombongan pengiring gunungan Grebeg Mulud datang melewati gerbang Kadipaten Pura Pakualaman sekitar pukul 11.10 WIB.

Dua ekor gajah memasuki Pura Pakualaman, kemudian dilanjutkan para prajurit.

Baca: 5 Hal Ikonik pada Tradisi Sewandanan di Puro Pakualaman, Tak Kalah Seru dari Pasar Malam Sekaten

Baca: BREAKING NEWS : Dalam Hitungan Menit, Lima Gunungan Grebeg Maulud Ludes Dirayah Warga

Lalu, ada juga kuda yang ikut dalam rombongan.

Gunungan diarak memasuki area Ndalem Kadipaten Pura Pakualaman dan gerbang pun langsung ditutup.

Barulah sekitar lima menit, gunungan keluar dari Ndalem Pura Pakualaman mnuju Alun-Alun Sewandanan sisi barat untuk diperebutkan warga.

Baca: Ratusan Warga Mulai Padati Pelataran Masjid Gedhe Kauman, Menanti Prosesi Grebeg Maulud

Baca: Tradisi Grebeg Pisangan, Suka Cita Masyarakat Magelang Peringati Kelahiran Nabi

Gunungan pun ludes dirayah warga hanya dalam waktu kurang dari empat menit.

Prosesi datangnya gunungan hingga rayahan (perebutan) isi gunungan Grebeg Mulud di Kadipaten Pura Pakualaman dapat disaksikan selengkapnya melalui Live Instagram Tribun Jogja.

(Tribun Jogja/ Fatimah Artayu Fitrazana)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved