Menjaga Spiritualitas BUMDESA
BUMDESA memberikan harapan baru bagi masyarakat yang sadar akan pentingnya peningkatan pendapatan masyarakat dan PAD Desa
MENGOPTIMALKAN sumberdaya alam dan sumberdaya manusia didesa menjadi modal utama dalam pendirian BUMDESA tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat dan memberikan tambahan PAD ditingkat desa.
BUMDESA memberikan harapan baru bagi masyarakat yang sadar akan pentingnya peningkatan pendapatan masyarakat dan PAD Desa.
Keberhasilan pengelolaan BUMDESA tidak semudah membalikkan telapak tangan yang hanya sekejap bisa berubah; masyarakat harus berproses dan bertindak secara cepat jika ingin melihat keberhasilan BUMDESA.
Kiprah BUMDESA sebagai lembaga ekonomi desa memberi peluang strategis yang jika dikelola dengan baik akan mampu mendongkrak perekonomian lokal.
Kita sadar bahwa untuk mengembangkan lembaga tersebut tidak mudah.
SDM warga desa yang minim, serta wawasan yang belum dimiliki maka tidak jarang didalam proses rekruitmen pengelola BUMDESA akan menemui permasalahan yaitu tidak ada yang mau menjadi pengelola BUMDESA.
Karena lahirnya lembaga tersebut masih dipandang sebelah mata. Kerja di BUMDESA tidak akan menghasilkan pendapatan secara cepat dan banyak.
Hal inilah yang menjadi kendala utama BUMDESA di desa belum banyak yang terbentuk. Padahal secara potensi desa memiliki peluang yang cukup bagus.
Belum adanya keberanian pelopor-pelopor desa untuk tampil didesa menggarap potensi desa perlu disayangkan.
Bagi BUMDES yang sudah terbentuk memerlukan perhatian yang serius bagi stackholder didesa; baik pemdesa, kelembagaan desa dan masyarakat.
Karena masyarakat sebagai warga desa pemilik saham BUMDESA yang juga berkontribusi terhadap kemajuan desa.
Kebersamaan, gotong royong serta sistem yang ada didesa merupakan modal social yang besar potensinya untuk kemajuan desa; spiritualistas BUMDESA perlu selalu dijaga keberlanjutannya.
Karena jika ikatan sosial yang ada didesa sudah mulai melemah maka aktivitas BUMDESA juga terpengaruh, sehingga tidak produkstif lagi dan pada gilirannya BUMDESA akan mati.
Menjaga spiritualitas tesebut perlu dilakukan langkah-langkah strategis; seperti :
- Memperkuat komitmen sesama pengelola BUMDESA
- Meningkatkan relasi antara pengelola BUMDESA dengan Pemerintahan Desa
- Mengoptimalkan perencanaan yang lebih bermanfaat
- Mengutus para pengelola BUMDESA untuk diikutkan dalam pelatihan2 teknis
- Membangun jaringan kerja dengan Pemda dan pihak swasta yang peduli dengan BUMDESA
BUMDESA yang sehat dan produkstif adalah seluruh aktivitas usahanya didukung oleh masyarakat, partisipasi harus terus meningkat dan akhirnya member manfaat dalam kesejahteraan masyarakat. (*)
* Oleh : Karnadi Ismono,S.Sos.
(Manager POjok BUMDESA STIE Mitra Indonesia Yogyakarta)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/masyarakat-pedesaan.jpg)