Bantul

Korps Inti Keamanan Sejati Deklarasikan Pemilu Damai, Ajak Masyarakat Tolak Hoax

Korps Inti Keamanan Sejati Deklarasikan Pemilu Damai, Ajak Masyarakat Tolak Hoax

Korps Inti Keamanan Sejati Deklarasikan Pemilu Damai, Ajak Masyarakat Tolak Hoax
IST
Sejumlah anggota Korps Inti Keamanan (Kotikam) Sejati membentangkan banner berisi ajakan pemilu damai dan menjaga nasionalisme dalam deklarasi pemilu damai di Kampung Mataraman Bantul, Senin (19/11/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Organisasi masyarakat yang tergabung dalam Korps Inti Keamanan (Kotikam) Sejati mendeklarasikan diri Pemilu Damai yang akan dilaksanakan pada 2019 mendatang.

Ormas yang memiliki 732 anggota di wilayah Jateng dan DIY ini merasa khawatir dengan merebaknya konflik hanya karena adanya perbedaan pilihan politik akhir-akhir ini.

Raden Roro Diva Annita Mayadewi, Panglima Kotikam Sejati menuturkan hal tersebut tak sepatutnya terjadi karena momen demokrasi seharusnya menjadi kesempatan untuk menyatukan rakyat yang memiliki kekuasaan untuk memilih calon pemimpin negeri.

"Kita harus tetap Pancasila dan NKRI. Pemilu ini kita boleh berbeda pilihan tapi seharusnya tanpa mengganggu semangat nasionalisme kita," katanya kepada Tribunjogja.com disela deklarasi yang disampaikan di Kampung Mataraman Bantul, Senin (19/11/2018) sore.

Baca: Ormas Kotikam Sejati: Pemilu Jadi Momentum Masyarakat untuk Bersatu

Pihaknya pun juga mengajak masyarakat agar menolak segala bentuk praktek politik hitam termasuk di antaranya praktek kabar hoax, isu SARA dan kampanye-kampanye yang membodohkan rakyat.

Masyarakat, lanjut Nita, sudah seharusnya menjadi pemilih yang cerdas dengan mengutamakan visi misi, track record dan kredibilitas pasangan calon pemimpin yang akan dipilih. Bukan karena money politik atau ikut-ikutan semata.

"Masyarakat saat ini harus lebih jeli menilai berita dan informasi yang beredar, apakah itu hoax atau tidak, ujaran kebencian atau tidak, jangan gampang menerima berita dan informasi, memilih calon pemimpin juga harus memiliki track record yang jelas, kita lihat kinerjanya, dan yang pastinya memberi manfaat bagi masyarakat," lanjutnya.

Baca: Forpi Sleman Sebut Ruang Bermain Anak untuk Pendidikan Karakter

Dalam deklarasi dan ajakan pemilu damai ini rencananya Kotikam Sejati akan menempelkan beberapa banner yang berisi kata-kata ajakan terkait dengan nasionalisme dan pentingnya menjaga NKRI terlebih dalam momentum pemilu 2019 mendatang.

Akan ada 10 banner yang akan disebar dan diletakkan di sejumlah lokasi strategis untuk mengajak masyarakat agar menjadi masyarakat yang cerdas dan tetap menjaga kesatuan bangsa.

"Biarkan yang ribut dan ramai itu juru kampanye masing-masing saja, kita sebagai pemilih tinggal melihat dan menentukan pilihan saja. Sesimpel itu," pungkasnya. (tribunjogja)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved