Yogyakarta
Harga Jauh Lebih Murah jadi Alasan Warga Pilih Gunakan Premium
Harga Jauh Lebih Murah jadi Alasan Warga Pilih Gunakan Premium Dibandingkan BBM Nonsubsidi.
TRIBUNJOGJA.COM - Sejumlah mobil kendaraan milik pribadi di Yogyakarta, marak mengkonsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium untuk kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan pantauan Tribun Jogja di dua lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU), Senin (19/11/2018) pagi yakni SBPU Adisucipto dan SPBU Munggur, Demangan di siang harinya, antrian mobil pribadi dengan berbagai merk tampak mengular seakan tak ada habis.
Antrian tersebut memang padat dengan mobil-mobil berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) seperti Avanza, Inova, dan city car lainnya. Sesekali mobil berjenis sedan juga tampak ikut dalam antrian.
Baca: Lembaga Konsumen Yogyakarta Minta Pemerintah Perlu Tegas Atur Penggunaan BBM Bersubsidi
Yusuf, salah seorang konsumen yang ditemui di lokasi SPBU Adisucipto mengatakan, dirinya memang sengaja mengisi mobil pribadinya dengan BBM berjenis premium dikarenakan harganya yang jauh lebih murah dibanding pertalite maupun pertamax.
Ia beralasan, jika mobil yang digunakannya tersebut memang dikhususkan untuk mengangkut barang-barang usaha toko kelontong miliknya seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, dan sebagainya.
Padahal mobil yang dikendarai Yusuf adalah Suzuki Ertiga yang terbilang jarang atau malah tak pernah digunakan oleh pemilik toko kelontong lain untuk mengangkut barang.
Baca: Ujicoba Pengalihan Arus di Kawasan Malioboro Resmi Ditunda Hingga Tahun Depan, Ini Alasanya
"Kebetulan ini untuk usaha aja, makanya diisi premium. Kalau mobil pribadi saya ya pakainya pertamax, kalau nggak ada baru kadang isinya pertalite," kata Yusuf beralasan.
SPBU Adisucipto memang memisahkan antrian jalur premium khusus mobil dengan premium untuk pengguna sepeda motor, meskipun kondisi antrian pada jalur khusus mobil tidak terbilang padat namun konsumen terus saja berdatangan.
Sementara, jalur pertalite maupun pertamax terlihat sepi pembeli kalaupun bisa dibilang kosong.
"Di sini premium memang banyak peminatnya, bahkan mungkin di SPBU lain juga seperti itu. Banyakan ya mobil pribadi, seperti taksi-taksi online. Jadi kita kan nggak tahu itu mobil pribadi atau taksi yang beli," kata Nova Endarto, Pengawas SPBU Adisucipto saat dikonfirmasi Tribun Jogja. (tribunjogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/lembaga-konsumen-yogyakarta-minta-pemerintah-perlu-tegas-atur-penggunaan-bbm-bersubsidi.jpg)