Yogyakarta

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Masih Berpotensi Terjadi di DIY Hingga 3 Hari ke Depan

Pada awal musim penghujan ini potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih berpeluang muncul

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Masih Berpotensi Terjadi di DIY Hingga 3 Hari ke Depan
TRIBUNjogja.com | Hasan Sakri
Ilustrasi :| Awan mendung gelap di salah satu sudut Kota Yogyakarta, Foto diambil pada Selasa (17/1/2017) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diminta untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrim di bulan November ini.

Hal ini lantaran pada awal musim penghujan ini potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih berpeluang muncul, terutama di siang, sore dan malam hari.

“Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi bulan November ini secara bertahap akan masuk awal musim hujan. Potensi hujan lebat akan terjadi mulai tanggal 15 hingga 19 November mendatang,” ujar Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Djoko Budiyono, Jumat (16/11/2018).

Baca: BMKG Yogyakarta Sebut Curah Hujan di Wilayah DIY Mencapai 100 ml per Dasarian

BMKG juga merilis hasil pantauan dan analisa dinamika atmosfer terkini dimana menguatnya aliran massa udara dari Asia dan Australia akan mempengaruhi pembentukan daerah - daerah tekanan rendah dan pola – pola sirkulasi di sekitar wilayah Indonesia.

Selain itu, terpantaunya aliran massa udara basah dari Samudra Pasifik dan Samudra Hindia yang masuk ke wilayah Jawa akan turut mendukung pertumbuhan awan hujan. 

Baca: Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Wonosari dan Sleman Jumat Siang Ini

Kondisi  ini dapat memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menyebabkan hujan intensitas sedang - lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di beberapa wilayah DIY.

Adapun beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat diantaranya, Kulonprogo (Kalibawang, Samigaluh, Girimulyo, Nanggulan), Sleman (Turi, Cangkringan, Pakem, Tempel, Sleman, Ngaglik,  Ngemplak, Seyegan, Minggir, Depok, Kalasan), Gunungkidul (Nglipar, Ngawen, Gedangsari, Patuk, Semin), Bantul (Piyungan, Banguntapan, Kasihan), dan Kota Yogyakarta. (tribunjogja)

Penulis: Agung Ismiyanto
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved