Yogyakarta

Terkait Penghentian Bianglala dan Kora-Kora di Pasar Malam Sekaten, Ini Tanggapa Sri Sultan HB X

Menurut Sri Sultan HB X, perlu juga diselediki penyebab kecelakaan bianglala di perayaan Sekaten tersebut.

Terkait Penghentian Bianglala dan Kora-Kora di Pasar Malam Sekaten, Ini Tanggapa Sri Sultan HB X
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Bianglala di arena Sekaten yang sempat mengalami insiden terbalik kabinnya. Foto diambil pada Senin (12/11/2018) pagi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemkot Yogyakarta secara resmi meminta penghentian wahana Bianglala dan Kora-Kora yang ada di Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS), di Alun-Alun Utara Yogyakarta.

Hal itu tak lepas dari insiden terbaliknya kabin penumpang yang ada di salah satu wahana permainan di Pasar Malam Sekaten, Minggu lalu.

Terkait hal tersebut, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, ikut buka suara.

Baca: Begini Sikap Pengelola Bianglala atas Insiden di Pasar Malam Perayaan Sekaten Yogyakarta

Baca: Seluruh Wahana Bianglala dan Kora-Kora Ditutup, Pasar Malam Sekaten Diharapkan Tetap Bisa Meriah

Menurutnya, standardisasi untuk permainan bianglala dan juga wahana permainan lainnya dalam Pasar Malam Perayaan Sekaten wajib dilakukan.

Hal ini untuk menjaga dan menjamin keselamatan para pengunjung yang menikmati wahana permainan tersebut.

Evi Wahyuni, Ketua Tim Pemanfaatan Lahan Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) bersama tim saat melakukan peninjauan di lokasi kejadian bianglala terbalik, Senin (12/11/2018).
Evi Wahyuni, Ketua Tim Pemanfaatan Lahan Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) bersama tim saat melakukan peninjauan di lokasi kejadian bianglala terbalik, Senin (12/11/2018). (TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan)

“Harus ada standarisasi (alat) karena memang ada risiko keselamatan. Perlu dicek juga apakah ada kecerobohan atau standarisasi yang tidak tercapai,” papar Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada wartawan di kompleks Kepatihan, Rabu (14/11/2018).

Menurut Sri Sultan HB X, perlu juga diselediki penyebab kecelakaan bianglala di perayaan Sekaten tersebut.

Pengecekan terhadap wahana permainan apalagi ditumpangi oleh banyak orang menjadi hal penting supaya nantinya tidak mengalami kecelakaan kembali dan menimbulkan korban. (tribunjogja.com)

Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved