Berita PSIM Yogyakarta
Yoga Pratama, Gelandang Muda Andalan Lini Tengah PSIM
Yoga Pratama, Gelandang Muda Andalan Lini Tengah PSIM. Posisinya yang Cukup Sentral Tidak Tergantikan Selama Liga 2
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Liga 2 2018 mungkin menjadi musim yang tak akan terlupakan bagi Yoga Pratama.
Bagaimana tidak, di kompetisi tahun ini, tempatnya di starting eleven PSIM Yogyakarta nyaris tidak tergantikan.
Padahal, usianya baru genap 20 tahun pada bulan Maret lalu.
Meski tergolong sangat belia, Yoga sama sekali tidak gentar, ketika harus bersaing dengan pemain lain yang lebih senior.
Berduet dengan Raymond Tauntu sebagai poros ganda, dirinya terbukti mampu dan mumpuni menjadi penyeimbang di lini tengah PSIM.
Baca: Kapten PSS Sleman : Semua Pemain Punya Niat dan Motivasi Sama untuk Meloloskan PSS ke Liga 1
Headcoach Bona Simanjuntak tampak paham betul dengan kelebihan talenta kelahiran Kota Yogyakarta ini.
Ya, memiliki energi muda nan melimpah, Yoga pun didapuk sebagai box to box. Staminanya seakan tak habis, meski menjelajah setiap jengkal lapangan.
Bahkan, penempatan posisinya bisa dikatakan cukup bagus bagi pemain seumurannya. Perkembangan yang teramat signifikan tentunya, mengingat Yoga baru menjalani debut bersama PSIM tahun lalu, atau pada Liga 2 2017, di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Baca berita lengkapnya di Harian Tribun Jogja edisi Kamis (15/11/2018). (tribunjogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tanpa-dukungan-suporter-pelatih-psim-sangat-berpengaruh-pada-mental-tim_20180905_182747.jpg)