Sleman

TMMD Resmi Ditutup dengan Hasil Melampaui Target

Kebijakan ini memberikan kesempatan untuk membantu daerah-daerah yang belum tersentuh pembangunan secara merata.

TMMD Resmi Ditutup dengan Hasil Melampaui Target
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Danrem 072/Pangungkas Brigjen TNI Mohammad Zamroni menutup TMMD di Lapangan Desa Balecatur Gamping, Selasa (13/11/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Operasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) regular ke 103 2018 wilayah Kodim 0732/Sleman secara resmi resmi ditutup, Selasa (13/11/2018).

Berbagai pembangunan telah tercapai dalam program yang dilaksanakan di Dusun Kemuwuh Kidul, Balecatur, Gamping.

Pelaksanaan TMMD kai ini mengangkat tema TNI Manunggal Rakyat dalam Mewujudkan Desa yang Maju, Sejahtera dan Demokratis.

Baca: Program TMMD Sengkuyung Diharapkan Sebagai Sarana Membangun Semangat Solidaritas Kebersamaan

Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Mohammad Zamroni mengatakan kebijakan ini memberikan kesempatan untuk membantu daerah-daerah yang belum tersentuh pembangunan secara merata sekaligus menggelorakan kembali semangat gotong royong.

"Kurang lebih satu bulan, TNI, polri dan segenap komponen masyarakat bersama-sama melakukan kegiatan pembangunan secara fisik, yaitu pembangunan talud dan cor blok sejauh 1 km. Kita harap itu bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk kesejahteraan masyarakat," ucapnya pada Tribunjogja.com.

"Kegiatan dalam satu tahun ini dilakukan tiga kali ini dan ini program reguler, artinya ada dana APBD dan ada dana pendamping dari TNI untuk operasional pengerahan pasukan selama pembangunan tersebut," terangnya.

Secara nasional, satgas TMMD beserta seluruh komponen masyarakat telah mambuka 52 km lebih jalan baru, peningkatan badan jalan dengan panjang total 326 km.

Selain itu ada pula pembangunan dan rehabilitas puluhan jembatan, rumah ibadah, sekolah, serta perbaikan rumah tidak layak huni dan sanitasi masyarakat.

Di samping pembangunan fisik, ada pula kegiatan non fisik berupa penyuluhan, sosialisasi dari banyak bidang yang bermanfaat bagi masyarakat.

Baca: TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2018 di Kota Yogyakarta Resmi Ditutup

"Selain membangun sarana fisik dan non-fisik TMMD kali ini membawa misi khusus yaitu untuk menyatukan perbedaan dalam masyarakat guna mencegah potensi perpecahan dan berkembangnya intoleransi, serta menumbuhkan kedekatan antara rakyat dengan prajurit TNI," terangnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo yang turut hadir dalam penutupan kegiatan TMMD menyampaikan apresiasinya atas kebersamaan TNI, polri dan masyarakat, khusunya di Desa Balecatur, Gamping, Sleman.

Sri Purnomo menilai program-program yang terdapat dalam penyelenggaraan TMMD ini telah membantu masyarakat serta melampaui target.

"Ini merupakan keterpaduan kerjasama yang baik, muda-mudahan nanti penyelenggaraan TMMD akan terus dilanjutkan dan semakin baik setiap tahunnya," tutupnya.(*)

Tags
TMMD
Sleman
Penulis: nto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved