Kota Yogyakarta

Program TMMD Sengkuyung Diharapkan Sebagai Sarana Membangun Semangat Solidaritas Kebersamaan

TMMD Sengkuyung tahap III yang berlangsung selama 30 hari ini menyasar Kelurahan Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta.

Program TMMD Sengkuyung Diharapkan Sebagai Sarana Membangun Semangat Solidaritas Kebersamaan
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Kodim 0734/Yogyakarta menggelar upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung ke-102 tahap III TA 2018 di Lapangan AMC Pakuncen pada Senin (15/10/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komando Distrik Militer (Kodim) 0734/Yogyakarta  menggelar upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung ke-102 tahap III TA 2018 di Lapangan AMC Pakuncen pada Selasa (13/11/2018).

TMMD Sengkuyung tahap III yang berlangsung selama 30 hari ini menyasar Kelurahan Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta.

Komandan Kodim 0734/Yogyakarta (Dandim) Letkol Inf Bram Pramudia SE mengatakan, program TMMD merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan sebanyak tiga kali dalam setahun.

"Untuk TMMD kali ini memang program ketiga ditahun 2018. Jadi untuk mencapai target ada dua hal, yang pertama sasaran fisik dan non fisik," kata Dandim Yogyakarta.

Baca: TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2018 di Kota Yogyakarta Resmi Ditutup

Dandim Yogyakarta menyebutkan, untuk sasaran kegiatan fisik yang dilakukan diantaranya yakni pembuatan talud permanen di pinggiran Sungai Winongo sepanjang 23 meter.

Rehabilitasi satu unit Balai RW, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni dan pembuatan satu unit MCK dengan penambahan mesin air,"

Dandim Yogyakarta menambahkan, program-program TMMD yang berlangsung pada 15 Oktober hingga 13 November ini seluruhnya telah tercapai 100 persen dari program yang direncanakan.

Untuk program TMMD tahun depan, pihaknya mengaku juga telah membicarakan program-progran yang akan diusung dengan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Baca: Wakil Wali Kota Yogya Berharap TMMD Sengkuyung Memicu Kebangkitan Masyarakat untuk Bekerjasama

"Untuk tahun 2019 kita sudah membicarakan dengan Pemkot untuk progran-program ditahun berikutnya," ucap Dandim Yogyakarta.

Terkait program-program baru, Dandim Yogyakarta mengatakan, hingga saat ini pihaknya menghimpun saran dari masyarakat.

"Karena bagaimanapun juga TMMD ini programnya kita ambil dari aspirasi dari masyarakat lpmk. Jadi masyarakat dan lpmk menyampaikan apa saja, sehingga kita bahas dalam draft rencana dan kita jabarkan dalam program TMMD," katanya.

Ia pun berharap, TMMD ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik saja, namun juga diharapkan dengan adanya TMMD ini bisa menjalin komunikasi antara masyarakat TNI, Polri dan Pemerintah Kota Yogyakarta.

"Sehingga bisa sebagai sarana untuk menbangun semangat solidaritas kebersamaan dalam rangka persatuan bangsa," jelasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved