Breaking News:

Kota Yogya

Operasional Seluruh Bianglala dan Kora-Kora di Pasar Malam Perayaan Sekaten Dihentikan

Operasional Seluruh Bianglala dan Kora-Kora di Pasar Malam Perayaan Sekaten Dihentikan

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Hari Susmayanti
Ist/dok. Nurdin
Bianglala terbalik di Sekaten 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM - Wahana permainan Bianglala dan Kora-kora di Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 2018 secara resmi ditutup.

Penghentian operasional tersebut dinyatakan langsung oleh Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Keputusan tersebut diambil pasca pihaknya berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Sampai PMPS 2018 ini memang tidak ada peristiwa. Semua berjalan aman-aman saja. Tapi insiden kemarin memberikan sinyal pada kita semua untuk lebih berhati-hati," tuturnya dalam jumpa pers di Balaikota, Selasa (13/11/2018).

Terkait keputusan tersebut, ia meminta agar masyarakat memaklumi hal ini, terlebih pihak operator wahana permainan.

Baca: BREAKING NEWS: Pemkot Yogyakarta Hentikan Wahana Kincir Angin dan Kora-Kora di Pasar Malam Sekaten

Haryadi kembali menegaskan bahwa semua ini dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dengan pertimbangan keamanan dan ketertiban, sekali lagi saya mohon maaf kepada seluruh warga Yogyakarta, pengunjung PMPS, dan operator. Kami memutuskan hal itu melalui pertimbangan yang telah dikoordinasikan dengan seksama," ucapnya. 

Sebelumnya, wahana permainan bianglala di arena Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 2018 mengalami kecelakaan pada Minggu (11/11/2018).

Kecelakaan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Yogyakarta dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta.

Baca: Tidak Berizin, Satpol PP Kota Yogya Tertibkan Papan Reklame di Taman Parkir Abu Bakar Ali

Ketua Tim Pemanfaatan Lahan, Evi Wahyuni menjelaskan bahwa insiden tersebut baru kali pertama terjadi selama penyelenggaraan PMPS. Pihak pengelola juga bukan pelaku baru melainkan sudah menjadi pengisi stand PMPS sejak lama.

"Kecelakaan ini baru terjadi kali ini. Ini bianglala model baru yang kabinnya tidak penuh. Kalau bianglala lainnya, kabinnya penuh. Ini yang jatuh juga kabinnya sebagian," tuturnya, ditemui di area PMPS 2018 di Alun-alun Utara.

Terkait kejadian tersebut, pihaknya meminta agar pengelola menghentikan operasional bianglala untuk sementara waktu. Penghentian operasional tersenut juga terlihat dari diturunkannya semua kabin penumpang yang ada dikaitkan pada kerangka bianglala. (tribunjogja)

E

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved