Sleman

Kadis PMD Sleman Akui Sulit Menyatukan Pemahaman Warga Tentang BUMDES

Pemerintah desa sendiri belum maksimal mengelola aset dan potensi yang ada, sehingga BUMDES diperlukan.

Kadis PMD Sleman Akui Sulit Menyatukan Pemahaman Warga Tentang BUMDES
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sleman Priyo Handoyo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sleman, Priyo Handoyo menyatakan pihaknya masih kesulitan untuk membentuk BUMDES untuk desa-desa di Sleman.

Priyo menyatakan, saat ini dari 86 desa sudah ada 35 BUMDES yang sudah terbentuk.

"Kesulitan kita adalah belum ada komitmen dari Pemerintah Desa," jelas Priyo pada Tribunjogja.com di Tebing Breksi, Selasa (13/11/2018).

Baca: Lebihi Target, 35 BUMDES Telah Terbentuk di Sleman

Selain masalah komitmen, ia juga menyebutkan belum adanya kesamaan paham antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa.

Sedangkan Priyo melihat bahwa pemerintah desa sendiri belum maksimal mengelola aset dan potensi yang ada, sehingga BUMDES diperlukan.

"Namun mereka belum yakin bahwa potensinya akan berkembang meskipun sudah menjadi BUMDES," jelasnya.

Ia juga menampik isu bahwa dengan terbentuknya BUMDES untuk pengelolaan wisata, Pokdarwis yang terbentuk akan tersingkir.

Baca: Sleman Miliki 35 BUMDES tapi Butuh Pendampingan Tenaga Ahli

Justru Priyo memastikan akan merangkul mereka.

Priyo pun berharap agar warga desa tidak melulu memikirkan profit atau keuntungan yang didapat jika BUMDES sudah terbentuk.

"Tidak harus langsung ke hasil, tapi itu juga ada fungsi sosialnya," terang Priyo.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved