Insiden di Drama Kolosal 'Surabaya Membara', Wali Kota Tri Rismaharini Akhirnya Buka Suara

Pemerintah Kota Surabaya tidak menerima izin dari pihak penyelenggara soal acara drama kolosal

Insiden di Drama Kolosal 'Surabaya Membara', Wali Kota Tri Rismaharini Akhirnya Buka Suara
Tribun Jatim
Proses evakuasi jenazah penonton Surabaya Membara yang tertabrak kereta api di Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat 

Tri Rismaharini menuturkan bahwa pihaknya dan pemberintah justru baru tahu adanya penyelenggaraan drama kolosal Surabaya Membara setelah tragedi terjadi.

"Saya pun nggak ngerti, saya tahu setelah kejadian, jadi tidak ada surat pemberitahuan dan izin sama sekali," tegas Tri Rismaharini.

Namun walaupun drama kolosal Surabaya Membara tak berizin, pihak Pemerintah Kota Surabaya menegaskan pihaknya tetap akan memastikan agar korban tragedi ini mendapatkan penanganan sebaik mungkin.

Bagaimana pun, menurut Pemerintah Kota Surabaya ini sudah menjadi tanggung jawab mereka : memastikan korban mendapatkan pelayanan medis terbaik.

"Semampu kami, karena kan ada yang lukanya parah.

"Ini juga masih ada yang kondisi kritis.

"Jadi, sekali lagi, semampu kami," ungkap Tri Rismaharini.

Terkait dengan ketiiadaan izin acara drama kolosal Surabaya Berdarah, Tri Rismaharini menegaskan bahwa Pemerintah Kota Surabaya tidak bisa menyediakan uang santunan kepada korban.

Uang santunan tak bisa diberikan karena Pemerintah Kota Surabaya tidak menyediakan dana tunai.

Bahkan untuk penyelenggaraan penghargaan Hari Pahlawan pun Pemerintah Kota Surabaya harus mengadakan iuran.

Halaman
123
Editor: ton
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved