Kota Yogyakarta

Pelanggaran APK Terbanyak di Kota Yogyakarta

Pelanggaran tersebut terjadi di seluruh kabupaten/kota se-DIY dan Kota Yogyakarta menjadi terbanyak ditemukan pelanggaran APK.

Pelanggaran APK Terbanyak di Kota Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Narasumber yang berasal dari Bawaslu DIY saat menggelar jumpa pers terkait pelanggaran APK oleh parpol peserta Pemilu, Jumat (9/11/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bawaslu RI mencatat pelanggaran Alat Peraga Kampanye (APK) di DIY hingga saat ini mencapai 4.400 pelanggaran.

Pelanggaran tersebut terjadi di seluruh kabupaten/kota se-DIY dan Kota Yogyakarta menjadi terbanyak ditemukan pelanggaran APK.

Anggota Bawaslu DIY, Sri R Werdiningsih  menjelaskan bahwa 4.400 pelanggaran tersebut terdiri dari Kota Yogyakarta 2.431 pelanggaran, Sleman 1.059 pelanggaran, Bantul 467 pelanggaran, Gunungkidul 335 pelanggaran, dan Kulonprogo 198 pelanggaran.

Baca: Peserta Pemilu Dinilai Belum Pahami Aturan Pasang Alat Peraga Kampanye

"Kalau dari jumlah pelanggaran yang dilakukan oleh parpol, PDI Perjuangan yang paling banyak di tiap wilayah. Di Kota Yogyakarta 972 pelanggaran, Sleman 347 pelanggaran, Bantul 190 pelanggaran, Kulonprogo 49 pelanggaran, dan Gunungkidul 146 pelanggaran," ujarnya dalam jumpa pers di Kantor Bawaslu DIY, Jumat (9/11/2018).

Cici, sapaan akrabnya menjelaskan, bahwa pihaknya menggolongkan APK dalam baliho, spanduk, umbul-umbul, bendera, rontek, dan banner.

Ia menjelaskan bendera dalam PKPU bukan menjadi bagian dari APK.

Namun di beberapa wilayah, misal Bantul, ada kesepakatan bahwa bendera bagian dari APK.

"Karena kalau dilihat definisi, APK adalah benda atau barang yang dipasang. Bendera itu benda juga. Lalu jadi masalah ketika beberapa bendera dipasang di zona yang tidak diperbolehkan dan tidak dibenarkan yakni di tiang listrik, tiang telepon, pohon. Demi menjaga kondusifitas, kami data yang masuk ke melanggar dilihat dari cara pemasangan," bebernya.

Selanjutnya ia menjelaskan bahwa pelanggaran dominan terkait pemasangan bendera terjadi Kota Yogyakarta, Bantul, Gunungkidul, dan Kulonprogo.

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved