Jawa

Anak Penjual Bubur Asal Purbalingga Merajut Mimpi Jadi Prajurit Taruna Akmil Magelang

Tak pernah terbayangkan sebelumnya di benak Imron Achwani jika dirinya berdiri di antara 776 Prajurit Bhayangkara Taruna (Prabhatar).

Anak Penjual Bubur Asal Purbalingga Merajut Mimpi Jadi Prajurit Taruna Akmil Magelang
TRIBUNjogja.com | Rendika Ferri K
Imron Achwani (berseragam biru kanan) salah satu Prajurit Taruna Akademi Militer Magelang yang diwisuda, Kamis (1/11/2018) bersama 776 Prajurit Bhayangkara Taruna (Prabhatar) di Stadion Sapta Marga, Akademi Militer Magelang. 

Terkadang ia merasa begitu lelah karena jadwal yang sangat ketat.

Para taruna harus bangun pukul 04.00 WIB dini hari, kemudian belajar dan berlatih hingga pukul 22.00 WIB malam hari.

Kendati demikian, Imron tak pernah menyerah. Ia mengikuti kegiatan dengan hati ikhlas, motivasi diri dan doa orangtua.

Minggu kedua, ketiga dan seterusnya pun seperti sudah biasa, ibarat badan sudah menyesuaikan dengan kegiatan kegiatan yang ada di Akademi Militer Resimen Chandra.

"Kami mengikuti kegiatan ini dengan hati ikhlas, motifasi diri dan doa orang tua. Sehingga kegiatan terasa ringan. Kami selalu bersemangat menjalani seluruh kegiatan yang mengalir terjadwal walaupun seberat apapun, karena ini adalah cita-cita saya sejak kecil untuk menjadi Taruna," tegas Imron.

Baca: Kisah Anak Tukang Pangkas Rambut Tembus Pendidikan Akmil Magelang

Imron adalah satu dari beberapa prajurit taruna yang diwisuda bersama 776 Prabhatar lain, terdiri dari 519 prajurit Taruna Akademi TNI dan 257 Bhayangkara Dua Taruna Akademi Kepolisian, bertempat di Stadion Sapta Marga, Kampus Akademi Militer, Magelang.

Upacara wisuda ini secara tradisi dinamakan Wisuda Prajurit (Wisudhajurit) menandai akhir masa pendidikan dasar integrasi kemitraan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian tahun akademik 2018. (*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved