Sleman

Luncurkan Tri Pakati Musna, Bupati Sleman Ingin Lava Tour Miliki Standar

Pemerintah Kabupaten Sleman resmi meluncurkan program Tri Pakati Musna bagi 29 komunitas Jeep Lava Tour Merapi.

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Bupati Sleman Sri Purnomo saat mengecek sebuah jeep di Bumi Perkemahan Wonogondang, Cangkringan, Selasa (06/11/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman resmi meluncurkan program Tri Pakati Musna bagi 29 komunitas Jeep Lava Tour Merapi.

Peluncuran dilakukan pada Selasa (06/11/2018) pagi.

Baca: 36 Ribu UMKM di Sleman Berhasil Capai Omzet Rp 300 juta Per Tahun

Bupati Sleman Sri Purnomo menyatakan program ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Sleman dalam meminimalisir angka kecelakaan dan pengaduan tentang Jeep Merapi ini.

"Sebisa mungkin angkanya hilang atau musna, karena itu pengelolanya harus tertib mengikuti standar yang ada," kata Sri Purnomo di Bumi Perkemahan Wonogondang, Cangkringan.

Dari pantauan Tribunjogja.com, kegiatan ini juga menggandeng Polres Sleman, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata Sleman, hingga organisasi Indonesia Off-road Federation (IOF).

Sekretaris Harian IOF DIY Santoso Kurniawan mengungkapkan pihaknya diminta untuk memberikan masukan ke pengelola jeep, terutama tentang keamanan berkendara.

"Menjadi driver Jeep memerlukan kecakapan khusus," kata Santoso.

Sebelum peluncuran program, para driver jeep sempat diberikan sesi pelatihan dan pembinaan dari IOF DIY.

Baca: Kendalikan Pertumbuhan Penduduk, Pemkab Sleman Gencar Kampanyekan Program KB

Kepala Dinas Pariwisata Sleman Sudarningsih menyebut kegiatan tersebut sebagai komitmen mereka untuk membenahi pengelolaan jeep usai insiden Juni lalu.

"Kita juga meminta mereka untuk meningkatkan kesadaran wisata dan konsep Sapta Pesona," kata Ningsih.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved