Politeknik Kesehatan Yogyakarta Gelar Internasional Conference Health Science Ke-5

Politeknik Kesehatan Yogyakarta (POLKESYO) menggelar Internasional Conference Health Science (ICHS) ke-5 pada 3-4 November 2018 di Grand Inna Garuda

Politeknik Kesehatan Yogyakarta Gelar Internasional Conference Health Science Ke-5
ist
Politeknik Kesehatan Yogyakarta (POLKESYO) menggelar Internasional Conference Health Science (ICHS) ke-5 pada 3-4 November 2018 di Grand Inna Garuda, Malioboro, Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM - Politeknik Kesehatan Yogyakarta (POLKESYO) menggelar Internasional Conference Health Science (ICHS) ke-5 pada 3-4 November 2018 di Grand Inna Garuda, Malioboro, Yogyakarta.

ICHS tahun ini mengangkat tema ”Optimalisasi Kesehatan Usia Lanjut dalam Era SDGs”.

DR Iswanto S.Pd, M.Kes Ketua Pelaksana ICHS, dan WADIR III POLKESYO mengatakan, dipilihnya tema lansia karena untuk memperhatikan keadaan lansia ini untuk tetap hidup sehat kemudian masih produktif dan tidak merasa menjadi orang yang tidak produktif.

"Narasumber dan peserta ICHS ini berasal dari meditas-meditas perguruan tinggi dari Sabang sampai Merauke, dari PPSDMK, Ministry of Health, Faculty of Medicine Jakarta, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Indonesia Jakarta, civitas akademika Politeknik Kesehatan se-Indonesia, Aceh, Makassar, Pekan Baru dan lain-lain," katanya dalam rilis yang diterima tribunjogja.com.

Baca: PSS Sleman vs Madura FC, Tak Ada Pilihan Lain bagi Super Elja Selain Menang

Baca: Jadwal Film Senin 5 November 2018 di Bioskop Yogyakarta, Venom Masih Tayang Hari Ini

Selain itu, ada juga peserta dari luar negeri, antara lain dari Khon Kaen University Thailand, dari School of Health Science Polytechnic Brunei, Brunei Darussalam, dari University of Sultan Zainal Abidin, Malaysia.

"Didalam ICHS ini juga melaksanakan MOU antara POLKESYO dengan University of Sultan Zainal Abidin, Malaysia. Isi dari MOU tersebut, antara lain mengundang sebagai dosen tamu, key speaker, studen aging kemudian untuk pertukaran journal international/artikel ilmiah internasional yang terindeks scopus, dll, sehingga saling menguatkan," ujarnya. (*)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved