Yogyakarta

Peminat Ikan Guppy di Indonesia Sangat Besar

Di Indonesia sendiri, peminat terbesar Ikan Guppy ditempati oleh Provinsi Sumatera Selatan yang mencapai 13%.

Tayang:
Penulis: Siti Umaiyah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
Pengunjung saat menyaksikan deretan ikan guppy dalam Guppy International Festival 2018 di Plaza Ngasem Yogyakarta, Minggu (4/11/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM – Pada tahun 2017 sampai di penghujung tahun 2018, pergerakan search engine Ikan Guppy di google masih stabil, di atas 50%.

Hal tersebut membuktikan bahwa banyak jutaan orang di luar sana, bukan hanya Indonesia tertarik dengan jenis ikan satu ini.

Baca: Buktikan Kualitas Produksi Guppy ke Tingkat Internasional Lewat Guppy International Festival 2018

Hal tersebut dikatakan oleh Dodi Soufiadi selaku Public Relation Digital Marketing Guppy International Festival 2018 saat dilangsungkan Guppy International Festival 2018 di Plaza Ngasem, Minggu (4/11/2018).

Dodi menyebutkan jika di Indonesia sendiri, peminat terbesar Ikan Guppy ditempati oleh Provinsi Sumatera Selatan yang mencapai 13%.

Sedangkan di DI Yogyakarta sendiri, peminat Ikan Guppy di search engine mencapai 8%.

“Untuk satu tahun ini, peminat Ikan Guppy semakin besar, makanya kita berani membuat festival internasional ini. Untuk komunitas Guppy sendiri sudah lebih dari 50 komunitas yang tersebar di Indonesia,” ungkapnya pada Tribunjogja.com.

Menurutnya, Ikan Guppy saat ini bukan hanya sekedar menjadi hobi semata.

Namun bisa lebih dari itu, yang mana saat ada pula yang mulai menggantungkan hidup melalui Ikan Guppy.

“Saat ini Ikan Guppy bukan hanya sekedar hobi. Namun lebih dari itu, untuk peserta saja yang ikut dalam festival ini bermacam-macam, ada yang dari Filipina, China, Taiwan, Malaysia, India dan yang lainnya. Kalau di Indonesia pesertanya jelas dari Sabang sampai Merauke,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, untuk perawatan Ikan Guppy sendiri sangatlah mudah dibanding dengan ikan yang lain.

Yang mana Ikan Guppy tidak membutuhkan aerator untuk bisa bertahan hidup.

“Selain keindahan ekornya, pemeliharaan ikan ini sangat mudah sekali, tidak membutuhkan aerator agar bisa bertahan hidup. Cukup kuat ikan ini, paling tidak aquarium dibersihkan seminggu sekali,” ungkapnya.

Selain itu, menurutnya dibanding dengan Ikan Cupang, Ikan Guppy memiliki psikologis layaknya manusia yang hidup secara bersama-sama.

“Karakter hampir sama dengan manusia. Contohnya saja, kalau dia ditaruh dalam aquarium  sendiri, maka makannya akan sedikit. Beda kalau diletakan bersama teman-temannya, makannya akan lebih banyak. Sama seperti manusia,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, dia menerangkan jika Ikan Guppy ini dijadikan peliharaan untuk anak, selain aman juga bisa dijadikan media untuk melatih tanggung jawab.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved