Gunungkidul

36 Pasukan Prajurit Meriahkan Festival Bregada di Gunungkidul

Festival ini baru pertama kali digelar di Gunungkidul dengan jumlah total ada 36 pasukan prajurit Bregada yang mengikuti Festival Bregada ini.

36 Pasukan Prajurit Meriahkan Festival Bregada di Gunungkidul
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Pasukan prajurit Bragada dari Pathuk saat mengikuti Festival Bregada di Bangsal Sewokoprojo, Minggu (4/10/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pasukan Prajurit Mataram atau lebih dikenal masyarakat pasukan Bregada berkumpul di Bangsal Sewokoprojo, untuk mengikuti Festival Bregada pertama di Gunungkidul.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, sinar matahari yang terik tidak menyurutkan semangat para prajurit Bregada berbaris rapi di setiap kelompok.

Baca: Promosikan Tahura Gunungkidul, Dinas Pariwisata DIY Gelar Jelajah Alam

Prajurit tersebut dari 18 Kecamatan yang ada di Gunungkidul.

Mereka mempunyai ciri khas sendiri-sendiri, seperti pasukan yang berasal dari Kecamatan Pathuk mereka berseragam berwarna merah dengan menggunakan topeng senada dengan seragamnya.

Tidak hanya seragam yang berwarna-warni, tetapi senjata yang dibawa para prajurit juga beragam seperti tombak, pedang, hingga busur panah berserta anak panahnya dibawa saat prajurit berbaris mengelilingi Kota Wonosari.

Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Agus Kamtono mengatakan, festival ini baru pertama kali digelar di Gunungkidul dengan jumlah total ada 36 pasukan prajurit Bregada yang mengikuti Festival Bregada ini.

"Tujuan digelar adalah salah satu tugas dinas kebudayaan adalah pelestarian baik adat, seni, tradisi, maupun maupun nilai-nilai budaya. Bregada merupakan seni tradisi adat keratonan," katanya.

Ia mengatakan prajurit yang ikut kali ini bukan dari Keraton tetapi duplikasi prajurit Bregada dari Keraton, yang sangat digemari oleh masyarakat DIY.

"Jadi prajurit Bregada yang merupakan duplikasi dari Keraton ini ada di berbagai daerah di DIY, seperti Sleman, Gunungkidul, Bantul, Kota Yogyakarta, maupun Kulon Progo dan lainnya," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved