Bisnis

Bekraf Jaring Startup Potensial Yogyakarta

Sebagai bentuk pengembangan dan upaya menjaring startup yang potensial, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melakukan sosialisasi dari program BE-X

Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon Pinsker
Kasubdit Edukasi Ekonomi Kreatif Bekraf, Toar Mangaribi saat menyosialisasikan program BE-X pada startup Yogyakarta, di Silol Coffe & Eatery, Jumat (2/11/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Yosef Leon Pinsker

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai bentuk pengembangan dan upaya menjaring startup yang potensial, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melakukan sosialisasi dari program BE-X yang diluncurkan mereka pada Oktober lalu.

Setelah sebelumnya dilakukan di tiga kota lain yakni, Jakarta, Makasar, dan Medan, Yogyakarta menjadi kota pilihan keempat dalam akselerasi program tersebut yang digelar pada Jumat (2/11/2018) di Silol Coffe & Eatery.

Kasubdit Edukasi Ekonomi Kreatif Bekraf, Toar Mangaribi menjelaskan, dipilihnya Yogyakarta sebagai bagian dari sosialisasi program BE-X, di karenakan kota ini menjadi salah satu daerah yang pertumbuhan startupnya cukup positif dari tahun ke tahun.

Baca: BEKRAF Sebut Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Indonesia Capai 4 Persen Per Tahun

Menurut catatan dari Jogja Digital Valley, startup Yogyakarta kini ada sejumlah 190 an dengan pertumbuhan 30 persen setiap tahunnya, dan dari jumlah tersebut sebanyak 59 startup menyatakan memiliki orientasi pasar yang mendunia.

"Program ini kami adakan juga untuk mempersiapkan startup Indonesia agar punya daya saing di kancah global, karena selain infrastruktur dan pengetahuan startup juga diperlukan extra, excellent, dan collaboration agar startup mampu berkembang," kata dia.

Program ini nantinya akan dilaksanakan dalam tiga tahapan, yakni rekruitmen yang dilakukan dengan sistem online mulai dari pengakuan proposal hingga tahap penilaian.

Yang kedua  adalah pelaksanaan akselerasi, meliputi pengembangan dan pelatihan terkait marketing dari para peserta yang lolos.

Baca: Bekraf Siapkan Para Barista Tersertifikasi untuk Populerkan Kopi

Dan yang terakhir pada demo day, para peserta akan melakukan demonstrasi kepada venture capital dan para stakeholder terkait lainnya.

Dari proses tersebut, 10 startup yang dinilai layak atau potensial akan berkesempatan untuk menghadiri capacity building, dan memperoleh akses ke incubator, investor, serta jaringan pemerintahan.

"Melalui program ini, kami harapkan bisa memunculkan startup baru yang mampu mendorong pertumbuhan startup di Indonesia menjadi semakin besar, " tutup Toar.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved