Kekurangan Mahasiswa, Tiga Universitas di Inggris Terancam Tutup

Gara-gara kekurangan mahasiswa, setidaknya ada tiga universitas yang terancam ditutup lantaran mereka nyaris bangkrut

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
net
perguruan tinggi (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.com - Pada tahun 2017 lalu, Kemenristekdikti mencabut izin 25 perguruan tinggi swasta di berbagai daerah di Indonesia.

Ada sejumlah alasan pencabutan izin itu antara lain, perguruan tinggi itu sudah tidak aktif lagi, semisal sudah tidak memiliki mahasiswa, dosen bahkan gedung, ada juga yang melakukan pelanggaran berat semisal jual beli ijazah, atau memang mengajukan diri menutup perguruan tinggi karena sudah tidak lagi diminati.

Tiga PTS di Yogya Dinonaktifkan

Dinyatakan Nonaktif, PTS di Yogya Alih Fungsi Jadi Bengkel

Tak hanya di Indonesia, permasalahan serupa juga terjadi di Inggris.

Gara-gara kekurangan mahasiswa, setidaknya ada tiga universitas yang terancam ditutup. Ini berakibat pada ketidakmampuan kampus-kampus itu membiayai ongkos operasionalnya.

3 PTS di Sleman akan Ditutup. Ini Alasannya

Otoritas setempat memberikan pilihan lainnya menutup kampus atau mengakses pinjaman dana talangan untuk membiayai ongkos operasional yang dalam istilah mereka disebut 'hanya supaya bisa bertahan'.

Pengamat menyebutkan hal ini dipicu oleh turunnya angkatan usia kuliah yang berusia 18 tahun dan dikeluarkannya aturan keimigrasian yang lebih ketat sehingga mengurangi pelajar luar negeri yang belajar di Inggris.

Inilah Daftar 100 Besar Perguruan Tinggi Non-vokasi Hasil Klasterisasi Kemenristekdikti

"Yang menjadi perhatian adalah mereka harus mengambil dana talangan hanya sekadar untuk bertahan saja," ungkap Nick Hilman, direktur think-tank Lembaga Kebijakan Pendidikan Tinggi sebagaimana dilansir Mail Online, Kamis (1/11/2018).

Ketiga universitas yang terancam tutup itu memang mengalami masalah keuangan yang signifikan. Mereka bahkan nyaris dinyatakan bangkrut.

Biaya operasional yang diperolah dari mahasiswa menurun drastis seiring dengan turunnya jumlah mahasiswa.

Inilah Tantangan Perguruan Tinggi di Era Disrupsi Menurut Dosen Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Ini juga dipicu oleh tingginya biaya kuliah sehingga menurunkan minat pelajar untuk kuliah.

"Saya ingin mengatakan bahwa ada sekitar tiga atau empat universitas di mana mungkin mereka bisa bangkrut," ungkap Matt Robb, seorang spesialis pendidikan untuk konsultan manajemen EY Parthenon.

Tak Perlu Risau Bila Gagal Masuk PTN, Ini Kiat Memilih Perguruan Tinggi Swasta yang Berkualitas

"Mereka adalah universitas yang berada di tempat yang tidak menarik bagi siswa untuk belajar, atau mereka adalah universitas kecil lokasinya berdekatan dengan institusi yang lebih populer dab besar," tambahnya.

Robb memperingatkan bahwa sejumlah universitas di London juga berisiko, karena mereka baru-baru ini melihat penurunan jumlah mahasiswa yang signifikan.

Cara Tepat Memilih Perguruan Tinggi

Sebagai jalan keluarnya, Robb menyarankan bagi universitas yang sedang mengalami masalah keuangan untuk menjual tanah dan properti mereka supaya terhindar dari kebangkrutan.

Ini penting lantaran kampus yang tutup, akan memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan sekitar.

"Bersama dengan sekolah dan perguruan tinggi, universitas merupakan jantung komunitas lokal mereka dan tidak berlebihan jika dikatakan bahwa kekuatan belanja staf dan siswa ini sangat membantu geliat ekonomi lokal," kata Matt Waddup, kepala kebijakan dan kampanye di Universitas dan Perguruan Tinggi. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved