Berita PSS Sleman

Misi PSS Sleman Meruntuhkan Keangkeran Markas Persiraja

Misi PSS Sleman Meruntuhkan Keangkeran Markas Persiraja yang Belum Pernah Menelan Kekalahan di Stadion H. Dimurthala.

Misi PSS Sleman Meruntuhkan Keangkeran Markas Persiraja
TRIBUNJOGJA/ BRAMASTO ADHY
Winger PSS Sleman, Rifal Lastori, merayakan gol yang ia cetak kegawang PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Tantangan berat harus dijalani PSS Sleman kala bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh pada lanjuan Grup B babak 8 besar Liga 2 2018 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Kamis (1/10/2018).

Ya, poin krusial di laga ini coba diupayakan penggawa Super Elang Jawa demi menjaga kans lolos ke fase berikutnya.

Namun menghadapi tim berjuluk Laskar Rencong tentu bukan laga mudah bagi Busari dan kawan-kawan, sebab tim racikan Akhyar Ilyas memiliki catatan laga kandang sempurna tanpa sekalipun kekalahan musim ini.

Julukan jago kandang tampaknya layak disematkan bagi calon lawan PSS Sleman ini. Bagaimana tidak, Persiraja tak sekalipun kalah dari 11 laga kandang di fase penyisihan grup, mencatatkan sembilan kemenangan dan hanya dua menuai hasil seri.

Baca: Meski Gagal Raih Kemenangan, Pelatih Persib Puji Kepemimpinan Wasit Dwi Purba Adi Wicaksana

"Persiapan hanya seperti biasa, menjajal lapangan, dan semoga kondisi kebugaran pemain tidak terganggu usai menjalani perjalanan cukup jauh. Kita tetap berusaha untuk mencari poin, entah itu hanya 1 poin atau kalau 3 poin, yang jelas kita tetap akan berusaha di sana," ujar pelatih PSS Sleman, Seto Nurdianto.

Barisan pertahanan PSS Sleman yang digalang Jodi Kustiawan pun tampaknya harus tampil ekstra dipertandingan ini.

Pasalnya, Persiraja memiliki produktifitas gol yang cukup tinggi dengan 29 gol dari 11 laga kandang di fase penyisihan grup. Artinya, rasio gol yang diciptakan Persiraja pada satu laga kandang ialah 2,5 gol.

"Jelas mereka punya kecepatan di sisi wing, dan juga tentunya mereka sudah hafal dengan kondisi lapangan yang menurut saya kurang rata dan keras di sini. Kita waspadai pergerakan mereka di sisi sayap, juga pemain tengah dan depan yang menurut saya bagus," kata Seto.

Baca: Klasemen Sementara Liga 1 2018, Persija Tempel Ketat PSM Makassar

Tak hanya fokus di sektor pertahanan, taji barisan lini depan Elang Jawa pun akan mendapat ujian sesungguhnya dipertandingan ini. Pasalnya, Persiraja tercatat hanya kebobolan 3 gol dari 11 laga kandang di fase penyisihan grup.

"Semua punya peluang, baik Gonzales maupun Qischil. Kita akan lihat siapa yang paling siap tampil itu yang akan kita mainkan," kata Seto.

Mengenai absennya beberapa pemain saat berjumpa Persiraja, pelatih asal Kalasan ini percaya pemain lainnya mampu mengisi yang ditinggalkan tersebut.

"Jelas mempengaruhi, pengaruh itu tentu ada. Tapi, kita akan coba maksimalkan materi yang ada, yang harus kita olah kan di situ. Harus yakin," tandasnya.

Baca: Link Live Streaming Babak Ke-1 SaarLorLux Open 2018, Fitriyani Hadapi Chang Yan Lan

Seperti biasa, Amarzukih kemungkinan besar akan diplot sebagai holding midfelder, menggantikan Arie Sandy. Namun, dalam laga melawan Persita lalu, Busari sempat didapuk mengisi peran itu, saat eks Persija Jakarta tersebut digantikan oleh Dave Mustaine.

Akan tetapi, dengan absennya Dave, Seto diperkirakan kembali menurunkan trio Busari-Amarzukih-Ichsan untuk menggalang lini paling krusial itu, sejak sepak mula babak pertama. Menurutnya, dengan kematangan yang dimiliki, kehadiran Busari sangat diharapkan.

Sementara Rifal Lastori yang dipertandingan sebelumnya tak diboyong menuju Tangerang kemungkinan besar akan diturunkan sejak menit awal menyusul cederanya Rangga Muslim Perkasa. (tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved