Gunungkidul

Aliran PDAM Tersendat di 3 Kecamatan di Gunungkidul

Tiga kecamatan di Gunungkidul yang mengalami kendala distribusi air bersih.

Aliran PDAM Tersendat di 3 Kecamatan di Gunungkidul
Net
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Minimnya sumber air menjadi kendala bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dalam mendistribusikan air bersih kepada masyarakat Gunungkidul.

Direktur PDAM Tirtahandayani Isnawan Fibrianto mengatakan setidaknya ada tiga kecamatan yang mengalami kendala distribusi air bersih.

Baca: Daerah Kekeringan di Gunungkidul Makin Meluas

"Dari tiga kecamatan yang mengalami kendala yaitu kecamatan Tepus, Kecamatan Rongkop, Kecamatan Panggang. Satu diantara kendala yang dialami ketiga kecamatan tersebut adalah terganggunya suplai listrik, misalnya saja ada pembersihan aliran listrik yang mengharuskan listrik dimatikan," katanya pada Tribunjogja.com, Rabu (31/10/2018).

Ia mengatakan saat musim kemarau seperti saat ini masyarakat cenderung lebih banyak menggunakan air.

"Bak penampungan air hujan (PAH) milik masyarakat juga sudah mengering telaga juga sudah mengering," imbuhnya.

Isnawan memaparkan di kawasan Rongkop dan Tepus sangat kurang.

Sumber air daerah tersebut hanya mengandalkan sumber air di mata air Wilayu 1 dan 2, yang semakin lama saat musim kemarau semakin berkurang.

"Tahun depan Balai Besar Wilayah Serayu Opak (BBWSO) kemungkinan akan menambah satu sumur di sekitar sumber wilayu," imbuhnya.

Sedangkan untuk kawasan tengah yaitu di Bribin dan Seropan akan ditambah satu lagi pompa air, maka ada tiga pompa air di daerah tersebut.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved