Pemilu 2019

Peserta Pemilu Dinilai Belum Pahami Aturan Pasang Alat Peraga Kampanye

Peserta Pemilu Dinilai Belum Pahami Aturan Pasang Alat Peraga Kampanye Pemilu 2018

Peserta Pemilu Dinilai Belum Pahami Aturan Pasang Alat Peraga Kampanye
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu
Petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kulon Progo menurunkan sebuah alat peraga kampanye yang terpasang di areal persawahan di Wates, Senin (29/10/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Kesadaran partai politik maupun calon legislatif peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kulon Progo terhadap ketentuan pemasangan alat peraga kampanye (APK) dinilai masih rendah.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat masih menemukan adanya pelanggaran tata cara pemasangan APK tersebut di lapangan.

Ketua Bawaslu Kulon Progo, Ria Harlinawati mengatakan, peserta Pemilu harusnya menaati prosedur dan regulasi yang diatur undang-undang, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), Peraturan Bupati, maupun Keputusan KPU Kulon Progo terkait lokasi pemasangan APK.

Baca: Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sleman Sebut Generasi Muda Alami Kebingungan Identitas

Namun, saat ini masih terdapat banyak peserta Pemilu yang melakukan pelanggaran pemasangan APK.

Hasil temuan dari jajaran pengawas pemilu se-Kabupaten Kulon Progo, hingga saat ini terdapat sejumlah 198 APK yang melanggar.

Dari data hasil pengawasan tersebut, APK yang melanggar lokasi pemasangan sejumlah 78 buah, melanggar tata cara pemasangan sebanyak 110 buah, dan melanggar tata cara pemasangan sekaligus melanggar lokasi pemasangan sejumlah 10 buah.

"Namun, masih ada yang tidak memahaminya dan ada banyak pelanggaran. Bahkan, ada yang memasang APK di areal persawahan. Ini kan jelas di luar zona pemasangan yang sudah ditentukan,"kata Ria di sela penertiban APK, Senin (29/10/2018).

Penulis: ing
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved