Pendidikan

UNY Siap Menggunakan Sistem Pembelajaran Online

Mahasiswa juga bisa belajar secara online di luar kelas melalui learning management system yang telah ditentukan.

UNY Siap Menggunakan Sistem Pembelajaran Online
IST
Fakultas Bahasa dan Seni UNY, menggelar workshop flipped learning dan blended learning Sabtu (27/10/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Fakultas Bahasa dan Seni UNY, menggelar workshop flipped learning dan blended learning Sabtu (27/10).

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mempersiapkan UNY dalam menghadapi inovasi pembelajaran yang bersifat terbuka.

Uwes Anis Chaeruman, Kepala Subdirektorat Pengakuan Pembelajaran Khusus Kemristekdikti, yang hadir sebagai narasumber menjelaskan metode pembelajaran yang meliputi sinkron langsung, sinkron maya, asinkron kolaboratif dan asikron mandiri.

Sinkron langsung dijelaskanya, merupakan metode tatap muka di kelas, sinkron maya adalah belajar pada waktu yang sama tapi tempat berbeda, asinkron kolaboratif belajar kapan saja, di mana saja, tentang apa saja, dengan siapa saja sedangkan asikron mandiri belajar kapan saja, di mana saja, tentang apa saja, tanpa orang lain.

Baca: Buka Intercome, Rektor UNY : Musik Ciptakan Keseimbangan Kehidupan Alam Semesta

Sedangkan lebih jaun tentang blended learning, hal ini merupakan pembelajaran yang mengkombinasikan sedemikian rupa strategi pembelajaran sinkron dan asinkron dalam rangka menciptakan pengalaman belajar untuk mencapai capaian pembelajaran yang telah ditentukan secara optimal.

"Di Indonesia blended learning diterapkan dalam metode flipped clasroom yaitu strategi pembelajaran yang membalikkan pola pembelajaran tradisional dengan menyampaikan materi pembelajaran, biasanya secara online atau di luar kelas. Ada pula yang menjadikan aktifitas belajar yang biasanya dilakukan sebagai pekerjaan rumah, menjadi aktifitas kelas," paparnya.

Menurutnya dengan blended learning, sistem pembelajaran di kelas bisa dimodifikasi dengan simulasi dan diskusi, konferensi audio-video, partisipasi dalam milis, diskusi online serta pemakaian bahan belajar dalam bentuk teks, visual maupun audiovisual.

Mahasiswa juga bisa belajar secara online di luar kelas melalui learning management system yang telah ditentukan.

Baca: Mahasiswa UNY Kembangkan Cara Belajar Bahasa Inggris Berbasis Augmented Reality

Menanggapi tantangan itu, Kepala Puskom UNY Priyanto mengatakan bahwa UNY telah menyiapkan e-learning system sejak tahun 2006 dengan nama BeSmart, yang telah diperbaharui pada 2015 dengan aplikasi Mobile App dan Single Sign-On.

Ia mengungkapkan, kecepatan akses data di UNY mencapai 1,7 Gps yang cukup cepat untuk mengakses konten BeSmart dan video streaming.

"Blended learning UNY merupakan gabungan dari face-to-face learning dan online learning dengan pengelolaan bahan ajar menggunakan learning management system, dimana dosen memberikan bahan ajar digital dan mahasiswa mempelajarinya dalam lingkungan pembelajaran virtual," ungkapnya.

Sementara Wakil Rektor I Margana yang menyebutkan bahwa pada era revolusi industri 4.0 sekarang perlu ada metamorfosis sistem belajar.

Ia menyebut, yang dulunya model tatap muka, sekarang berubah ke dunia luar.

Untuk itu Margana mewacanakan perubahan pada sistem pembelajaran online yang akan dilaksanakan pada semester gasal tahun 2019.

"Pada tahun 2019 dosen dihimbau untuk melaksanakan e-learning sebanyak 8 kali tatap muka dari total 16 kali tatap muka dalam kurun waktu satu semester," terangnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved