Gunungkidul

Petani Cabai Gunungkidul Mulai Panen

Panen pertama sempat membuatnya gelisah, pasalnya hasil panen yang ia peroleh sangat sedikit.

Petani Cabai Gunungkidul Mulai Panen
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto P
Seorang petani cabai, Kani saat memetik memetik cabai diladang sewaannya, Minggu (28/10/2018). 

"Dijual ke tengkulak dulu baru ke pasar, jualnya juga diluar Gunungkidul seperti di Sukoharjo, Wonogiri, jarang yang dijual di Gunungkidul," paparnya.

Baca: Kompetisi Surfing Digelar di Pantai Wediombo Gunungkidul

Kani menambahkan, masa petik ke empat ini merupakan akhir dari tanaman cabai itu.

Sebab, setelah hujan tiba, lahan yang ia gunakan akan ditanami oleh tanaman padi.

"Setiap waktu tanah ini selalu bisa dimanfaatkan, kalau musim penghujan ya padi, kalau kemarau kita tanami cabai," ucap dia.

Sementara itu, petani lainnya, yakni Sri (55) mengaku bahwa kendala yang dialami adalah sulitnya air.

Sehingga hanya lahan-lahan disekitar sumur yang bisa ditanami cabai.

"Ada lahan disana, tapi tidak ada sumur, kita tida berani menanaminya karena butuh air cukup banyak, sedangkan untuk pupuk dan pestisida semuanya mudah dicari," pungkas dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved