Gunungkidul

Wakil Bupati Gunungkidul Tinjau Penemuan Sumber Air di Gua Kedung Mbangsri

Wakil Bupati Gunungkidul Tinjau Penemuan Sumber Air di Gua Kedung Mbangsri

Wakil Bupati Gunungkidul Tinjau Penemuan Sumber Air di Gua Kedung Mbangsri
Tribun Jogja/ Wisang Seto Pangaribowo
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi (kaos biru) berdiskusi dengan perangkat desa Giritirto saat meninjau penemuan sumber air di Gua Kedung Mbangsri, Rabu (24/10/2018). 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM - Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi meninjau penemuan sumber air di dalam Gua Kedung Mbangsri di Dusun Blando, Desa Giritirto, Purwosari, Rabu (24/10/2018).

Dalam kunjungannya ke Gua Kedung Mbangsri, orang nomor dua di Gunungkidul tersebut sempat mencoba masuk ke dalam lorong meski tidak sampai ke dalam sumber air.

Menurutnya, karakteristik Gua Kedung Mbangsri ini hampir mirip dengan Gua Begho yang juga sempat dimasukinya.

Baca: Dusun Ngrenak Sidomoyo Resmi Dikukuhkan Sebagai Sentra Kerai Bambu

Setelah melakukan pemantauan langsung, Immawan mengaku akan segera melaporkannya kepada bupati.

"Yang pertama akan melaporkan kepada bupati terkait penemuan ini, lalu akan melaporkan ke satuan kerja (satker) DIY, infonya memang dari satker sudah kesini tetapi memang harus ada permintaan dari Kabupaten," tuturnya.

Untuk bisa memanfaatkan air yang ada di dalam gua, menurut Immawan memang membutuhkan dana yang cukup besar.

Baca: Angkringan Karsopawiro, Padukan Literasi, Dolanan Anak Hingga Kuliner

Dari pengalaman menaikan air dari dalam Gua Begho yang menghabiskan dana sekitar Rp 1,6 miliar, biaya yang dibutuhkan untuk mengangkat air dari dalam Gua Kedung Mbangsri bisa lebih besar.

"Di Goa Begho menghabiskan dana Rp 1,6 milliar untuk menaikkan air ke permukaan, melihat karakteristiknya hampir sama dan disini lebih besar perhitungan kasar kurang lebih bisa menghabiskan Rp 2 milliar," paparnya.

Namun demikian, Pemkab menurut Immawan saat ini belum mempersiapkan anggaran untuk pemanfaatan goa Kedung Mbangsri.

"Pemkab belum menyiapkan dana karena sudah masuk anggaran perubahan tetapi lebih baik diajukan ke pemerintah propinsi, biar nanti pak Gubernur punya kebijakan menggunakan dana dari mana," imbuhnya. (tribunjogja)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved