Bisnis

Masuk Musim Tanam, PT Petrokimia Gresik Pastikan Stok Pupuk untuk Yogyakarta Aman

Hingga akhir tahun saat ini masih tersedia stok sekira 10.575 ton yang dapat diperoleh oleh petani di DIY.

Masuk Musim Tanam, PT Petrokimia Gresik Pastikan Stok Pupuk untuk Yogyakarta Aman
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Manager Humas PT Petrokimia Gresik, Muhammad Ihwan saat ditemui media di Yogyakarta, Rabu (24/10/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Memasuki masa tanam yakni bulan Oktober 2018, PT Petrokimia Gresik (PG) memastikan pasokan pupuk bersubsidi untuk pertanian di wilayah penyaluran DI Yogyakarta aman.

Muhammad Ihwan, Manager Humas PT PG menuturkan hingga Oktober 2018 ini perusahaannya telah menyalurkan pupuk kurang lebih sejumlah 30.481 ton pupuk untuk wilayah DIY.

Baca: Perkuat Rupiah, Pupuk Indonesia Targetkan Penjualan Ekspor Rp 8,31 Triliun

"Total alokasi untuk DIY sendiri di tahun 2018 itu sejumlah 41.164 ton," katanya saat ditemui media di Yogyakarta, Rabu (24/10/2018).

Jika diperbandingkan, angka tersebut menunjukkan bahwa untuk wilayah DIY, PT PG telah menyalurkan sekira 74 persen dari total pupuk yang dialokasikan untuk pertanian di DIY.

Pihaknya melanjutkan, hingga akhir tahun saat ini masih tersedia stok sekira 10.575 ton yang dapat diperoleh oleh petani di DIY, yang terbagi dari empat macam pupuk yakni ZA, SP-36, NPK Phonska dan Petroganik.

Dengan angka ketersediaan, ZA sejumlah 2.498 ton, SP-36 1.841 ton, NPK Phonska 4.629 ton dan Petroganik 1.607 ton.

Sementara untuk Pupuk Urea, pihaknya mengatakan bahwa persediaan bukan berada dibawah kewenangannya namun dikelola oleh perusahaan pupuk lain yakni Pusri (Pupuk Sriwijaya).

Dengan jumlah persediaan tersebut, Ihwan menegaskan bahwa untuk menghadapi masa tanam Oktober 2018 hingga akhir tahun ini bisa dipastikan aman.

Lebih lanjut Ihwan menuturkan, untuk penyaluran pupuk bersubsidi ini, PT PG tetap berpatokan pada rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) yang dibuat oleh Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani).

Dengan adanya RDKK tersebut pihaknya berharap stok pupuk dapat memenuhi kebutuhan petani khususnya yang ada di DIY.

Baca: Jelang Musim Hujan, Dinas Pertanian Gunungkidul Siapkan Bibit dan Pupuk

Melalui konsep tersebut, pihaknya pun berharap penyaluran pupuk bersubsidi ini dapat tepat sasaran dan mampu membantu petani untuk menghasilkan hasil bumi yang berkualitas baik dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

"Kami optimistis stok pupuk subsidi untuk wilayah DIY aman, tentu kita berharap pupuk bersubdi ini tepat sasaran. Kita juga melakukan pengawasan untuk penyalurannya agar petani yang membutuhkan tidak kesulitan sehingga produktifitas pertanian bisa maksimal," pungkasnya. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved